BOLASPORT.COM - Timnas Indonesia meraih kemenangan bersejarah saat menjamu Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).
Skuad Garuda tampil meyakinkan dan menaklukkan Oman dengan skor telak 3-0.
Kemenangan itu sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun untuk kembali mengalahkan tim asal Timur Tengah tersebut.
Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny pada menit ke-27, dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56.
Terakhir kali timnas Indonesia menang lawan Oman dengan skor 3-0 pada 1988 di Thailand.
Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Usai pertandingan, pelatih asal Inggris tersebut secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada puluhan ribu suporter yang memenuhi SUGBK.
Menurutnya, suporter memberikan dukungan tanpa henti sepanjang laga.
Menurut Herdman, atmosfer yang diciptakan para pendukung Garuda menjadi salah satu pengalaman emosional yang ia rasakan sejak menangani Timnas Indonesia.
"Kepada semua penggemar, kalian luar biasa malam ini."
"Sangat emosional ketika berada di tengah stadion dan melihat bagaimana para penggemar menghargai kerja keras para pemain dan staf," ujar Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com.
Ia mengaku bisa merasakan langsung gairah luar biasa masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.
Bagi Herdman, dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk terus berkembang dan membawa Timnas Indonesia menuju level yang lebih tinggi.
"Ketika berjalan mengelilingi stadion, Anda bisa merasakan betapa besarnya kecintaan mereka terhadap sepak bola."
"Saya hanya berharap kami bisa membuat mereka bangga dan membawa tim ini ke tempat yang belum pernah dicapai sebelumnya," kata pelatih berusia 50 tahun itu.
Selain memuji suporter, Herdman juga menyoroti arti penting kemenangan atas Oman.
Pertandingan ini bukan sekadar meraih tiga poin dalam laga persahabatan internasional.
Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah karena Indonesia akhirnya mampu memutus rekor panjang tanpa kemenangan atas Oman selama hampir empat dekade.
"Malam ini adalah langkah yang sangat penting."
"Ini adalah kemenangan pertama melawan Oman dalam 38 tahun."
"Itu sangat berarti bagi para pemain dan staf karena menunjukkan bahwa kami terus bergerak maju," ungkap Herdman.
Meski menang dengan skor meyakinkan, Herdman menilai timnya masih memiliki ruang untuk berkembang.
Ia mengakui pertandingan belum berjalan sempurna dan masih ada beberapa momen berbahaya yang harus dihadapi Indonesia.
Salah satu momen krusial terjadi ketika Oman mendapatkan hadiah penalti.
Namun, kiper Emil Audero tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting yang menjaga gawang Timnas Indonesia.
"Pertandingan ini tidak sempurna."
"Ada beberapa momen besar dan Emil melakukan penyelamatan penalti yang luar biasa."
"Itu sangat penting bagi kami," ujar Herdman.
Meski demikian, Herdman puas dengan kontrol permainan yang diperlihatkan anak asuhnya dalam sebagian besar pertandingan.
Ia melihat adanya perkembangan yang signifikan dibanding laga sebelumnya ketika berjumpa Bulgaria.
"Untuk periode yang panjang, saya pikir kami mengendalikan pertandingan dengan cukup baik."
"Saya juga melihat adanya evolusi dalam permainan kami dibanding pertandingan sebelumnya," katanya.
Kemenangan atas Oman menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia untuk menatap laga berikutnya melawan Mozambik.
Herdman berharap dukungan luar biasa dari suporter kembali hadir saat Garuda menjalani pertandingan selanjutnya.
Dijadwalkan Timnas Indonesia akan melawan Mozambik di SUGBK, Selasa (9/6/2026).
"Kami akan terus berkembang, terus bekerja keras, dan semoga para penggemar kembali datang mendukung kami pada pertandingan berikutnya. Terima kasih," tutup Herdman.