Jack Grealish yang terlihat “menikmati segelas bir” dianggap sebagai hal yang “cukup menyegarkan” di era sepak bola modern, menurut legenda Everton, Peter Reid. Dalam wawancara dengan GOAL, Reid menyebut para penggemar di Merseyside berharap kesepakatan bisa tercapai pada bursa transfer musim panas untuk membawa kembali sosok flamboyan itu ke Stadion Hill Dickinson. Pemain milik Manchester City tersebut sempat menjalani masa pinjaman yang produktif bersama The Toffees pada musim 2025-26 sebelum cedera menghentikan langkahnya.
Cedera yang dialami Grealish mengakhiri musimnya lebih awal dan juga memupuskan mimpinya tampil di Piala Dunia. Setelah kehilangan tempat di lini serang klub induknya di bawah arahan Pep Guardiola, mantan bintang Aston Villa itu mencari tantangan baru di wilayah Barat Laut Inggris. David Moyes pun menyambutnya dengan tangan terbuka di Everton.
Grealish bahkan sempat meraih penghargaan Pemain Terbaik Premier League untuk bulan Agustus, berkat awal musim yang gemilang dengan sejumlah assist. Ia berhasil menghidupkan kembali semangatnya di lingkungan yang memberinya kebebasan lebih besar pada usia 30 tahun.
Penampilannya yang mengesankan bersama Everton sayangnya harus berhenti di pertengahan Januari, ketika ia menjalani operasi kaki akibat retakan stres yang datang di waktu yang tidak tepat. Cedera tersebut menutup musim domestiknya sekaligus menghapus harapannya tampil di Piala Dunia, meski ia telah mengoleksi 39 caps bersama tim nasional Inggris.
Meski Grealish tidak akan terbang ke Amerika Utara untuk memperjuangkan kejayaan global bersama The Three Lions, masa depannya di musim panas ini masih belum pasti. Everton disebut sangat berminat untuk mengamankan kontrak permanen bagi mantan pemain pinjamannya itu.
Saat ditanya apakah ia ingin melihat Grealish kembali, di tengah rencana pergantian pelatih di Manchester City dengan Enzo Maresca sebagai penerus Guardiola, Reid—berbicara mewakili BUDDS, rumah lelang memorabilia olahraga terkemuka di Inggris—mengatakan kepada GOAL: “Saya pikir dia pemain kelas atas. Saya suka kepribadiannya. Saya tahu dia sering dikritik karena sesekali menikmati segelas bir. Tapi menurut saya itu cukup menyegarkan, jujur saja, karena saya berasal dari era itu.”
“Saya pikir dia membawa sesuatu dari segi kepribadian. Namun yang paling penting, dia juga membawa sesuatu di lapangan. Dia sangat piawai menguasai bola. Di era sekarang, orang menyebutnya sebagai nomor 10. Saya pikir dia cocok bermain di posisi itu. Saya ingin melihatnya di sana. Kalau bicara soal Grealish, saya penggemar beratnya. Penggemar berat,” ujarnya.
Reid juga mengusulkan perubahan posisi bagi Grealish yang selama ini lebih sering bermain di sisi kiri. Namun, ia mengakui bahwa harga £50 juta ($67 juta) yang ditetapkan City—sesuai klausul pinjaman—terlalu tinggi untuk pemain yang akan berusia 31 tahun pada September nanti. “Tentu saja, saya pikir jika City sedang melakukan perubahan dan dia tidak masuk dalam rencana, akan ada peluang untuk mencapai kesepakatan. Dari sudut pandang Everton, saya berharap itu bisa terjadi,” tambahnya.
Everton sendiri belakangan dikenal melakukan langkah transfer yang cerdas. Iliman Ndiaye menjadi salah satu pemain favorit penggemar berkat kreativitasnya di lini depan. Terkait upaya klub mempertahankan gelandang asal Senegal itu, Reid menambahkan: “Dari sudut pandang Everton, saya ingin dia bertahan. Dia bisa menciptakan dan mencetak gol. Sebagai klub, kami harus memastikan perekrutan yang tepat dan mendatangkan pemain yang bisa bekerja sama dengannya. Tapi menurut saya, dia pemain yang hebat.”
“Saya menonton laga melawan Man City tahun ini. Di babak pertama, dia benar-benar tak terbendung. Luar biasa sekali—menciptakan banyak peluang, meski kami gagal memanfaatkannya. Itu menunjukkan level permainannya. Dia pemain top, dan saya berharap Everton bisa mempertahankannya,” ujarnya.
Kiernan Dewsbury-Hall juga mendapat banyak pujian. Ketika ditanya apakah gelandang pekerja keras yang bergabung dari Chelsea pada tahun 2025 dengan nilai transfer £29 juta ($39 juta) mendapatkan apresiasi yang layak, Reid menjawab: “Pemain yang bagus. Kalau boleh jujur, saya juga sangat menghargai [James] Garner. Saya pikir Garner sangat sial tidak masuk skuad Piala Dunia.”
“Saya ingat dua pertandingan melawan Forest, di mana dia berhadapan dengan [Elliot] Anderson—yang juga pemain top—dan Garner tampil baik. Saya sangat mengagumi keduanya. Tentu saja, Everton harus memperkuat lini depan, tapi Dewsbury-Hall dan Garner adalah pemain sepak bola yang hebat,” tambahnya.
Garner kini sudah mengikuti jejak Grealish dengan menembus tim nasional senior Inggris. Meski tidak masuk dalam rencana Thomas Tuchel untuk Piala Dunia musim panas ini, ia tetap akan mendukung rekan-rekannya dari jauh.
The Three Lions berharap generasi 2026 mampu meniru pencapaian legendaris tim tahun 1966 dan mengakhiri 60 tahun penantian trofi internasional. Sebuah memorabilia bersejarah dari laga ikonik di Wembley enam dekade lalu akan dilelang—yaitu jersey cadangan milik Martin Peters, pencetak gol kedua Inggris dalam kemenangan 4-2 atas Jerman Barat—yang diperkirakan akan terjual antara £30.000 hingga £50.000. Barang-barang dari generasi modern mungkin suatu hari nanti akan memiliki daya tarik serupa.
Acara lelang BUDDS World Cup akan digelar pada 25 Juni 2026, dengan sesi lelang daring dimulai pada 2 Juni. Informasi lebih lanjut tersedia melalui situs resmi BUDDS, termasuk layanan penilaian daring gratis untuk memorabilia olahraga apa pun.