6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Kronologi Detik-detik Bentrok Senpi vs Sajam di Pontianak Timur
Faiz Iqbal Maulid June 06, 2026 07:27 AM

Kasus ini menyeret R ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan terhadap A dan Al.

Sementara Al ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan terhadap R.

1). Kronologi Detik-detik Bentrok Senpi vs Sajam di Gg Angket Pontianak Timur, Pintu Didobrak Tembakan

DUEL SENPI SAJAM - Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto bersama Kasat Reskrim Pontianak AKP Happy menggelar rilis kasus, di Mapolresta Pontianak, Jalan Gusti Johan Idrus, Kota Pontianak, Jumat 5 Juni 2026. Polresta Pontianak menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus bentrok yang terjadi di Gang Angket, Jalan Tritura, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Sabtu, 30 Mei 2026 dini hari.(TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polresta Pontianak mengungkap kronologi bentrok di Gang Angket, Jalan Tritura, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Sabtu 30 Mei 2026 dini hari.

Kasus ini menyeret R ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan terhadap A dan Al.

Sementara Al ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan terhadap R.

"Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Karena ini merupakan rangkaian peristiwa yang saling berkaitan dan masing-masing pihak membuat laporan polisi," jelas Endang saat konferensi pers di Mapolresta Pontianak, Jumat 5 Juni 2026.

Baca Selengkapnya

2). Duduk Perkara Keluarga Pasien Ngamuk di RSUD dr Agoesdjam Ketapang, Kronologi hingga Klarifikasi

RS KETAPANG - Kepala Bidang Pelayanan dan Asuhan Keperawatan RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Yulia Ningsih, saat ditemui TribunPontianak di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Jumat 5 Juni 2026. Yulia memberikan penjelasan terkait kronologi video viral yang melibatkan keluarga pasien serta penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang tengah memasuki masa transisi di rumah sakit tersebut
RS KETAPANG - Kepala Bidang Pelayanan dan Asuhan Keperawatan RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Yulia Ningsih, saat ditemui TribunPontianak di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Jumat 5 Juni 2026. Yulia memberikan penjelasan terkait kronologi video viral yang melibatkan keluarga pasien serta penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang tengah memasuki masa transisi di rumah sakit tersebut(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Faisal Ilham Muzaqi)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - RSUD dr Agoesdjam Ketapang buka suara soal video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang keluarga pasien meluapkan emosinya di area pelayanan rumah sakit pada Kamis 4 Juni 2026.

Kepala Bidang Pelayanan dan Asuhan Keperawatan RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Yulia Ningsih, menjelaskan bahwa pria yang terekam dalam video tersebut merupakan keluarga pasien, bukan pasien yang sedang menjalani pemeriksaan.

‎Menurut Yulia, sejak awal kedatangan, yang bersangkutan telah diarahkan sesuai alur pelayanan dan masuk dalam kelompok pasien yang akan dilayani pada hari itu.

‎"Keluarga pasien sebetulnya bukan pasiennya. Pada saat awal beliau datang itu sudah kami atur antrean supaya beliau masuk dalam antrean yang kita batasi 10 orang dan sudah bisa masuk untuk dilayani," jelasnya.

‎Ia mengatakan, setelah mengambil nomor antrean, yang bersangkutan kemudian diarahkan menuju loket pelayanan berikutnya sesuai prosedur yang berlaku dalam sistem baru rumah sakit

Baca Selengkapnya

3). Polisi Tetapkan Dua Pihak yang Terlibat Bentrok Duel Senpi vs Sajam di Pontianak Timur Tersangka

DUEL SENPI SAJAM - Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto bersama Kasat Reskrim Pontianak AKP Happy menggelar rilis kasus, di Mapolresta Pontianak, Jalan Gusti Johan Idrus, Kota Pontianak, Jumat 5 Juni 2026. Polresta Pontianak menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus bentrok yang terjadi di Gang Angket, Jalan Tritura, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Sabtu, 30 Mei 2026 dini hari.
DUEL SENPI SAJAM - Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto bersama Kasat Reskrim Pontianak AKP Happy menggelar rilis kasus, di Mapolresta Pontianak, Jalan Gusti Johan Idrus, Kota Pontianak, Jumat 5 Juni 2026. Polresta Pontianak menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus bentrok yang terjadi di Gang Angket, Jalan Tritura, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Sabtu, 30 Mei 2026 dini hari.(TRIBUN PONTIANAK/TRI PANDITO WIBOWO)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polresta Pontianak menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus bentrok yang terjadi di Gang Angket, Jalan Tritura, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Sabtu, 30 Mei 2026 dini hari.

Kejadian itu menyeret R sebagai tersangka.

Baca Selengkapnya

4). Kronologi Penangkapan 4 Pelaku Pembobolan Toko di Desa Peniti Besar Mempawah

PEMBOBOLAN TOKO MEMPAWAH - Empat tersangka kasus pembobolan toko milik warga di Jalan SMP Negeri 1 Segedong, RT 005 RW 002, Desa Peniti Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah berhasil diringkus. Satreskrim Polres Mempawah beberkan kronologinya.
PEMBOBOLAN TOKO MEMPAWAH - Empat tersangka kasus pembobolan toko milik warga di Jalan SMP Negeri 1 Segedong, RT 005 RW 002, Desa Peniti Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah berhasil diringkus. Satreskrim Polres Mempawah beberkan kronologinya.(TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA/Satreskrim Polres Mempawah)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Satreskrim Polres Mempawah melalui Unit Jatanras berhasil mengungkap kasus pembobolan toko milik warga di Jalan SMP Negeri 1 Segedong, RT 005 RW 002, Desa Peniti Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah.

Dalam pengungkapan tersebut, empat terduga pelaku berhasil diamankan pada Kamis, 4 Juni 2026.

Penangkapan bermula dari diamankannya seorang pria berinisial F yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Saat diperiksa petugas, F mengakui berperan membantu menukarkan uang dan menjual sejumlah barang hasil curian.

Dari keterangannya, polisi kemudian memperoleh informasi mengenai keterlibatan tiga pelaku lainnya.

Baca Selengkapnya

5). Intip Kondisi Mengenaskan Mobil Calya Usai Meledak di SPBU Semparuk Sambas Kemarin

MOBIL TERBAKAR - Pantauan puing mobil Toyota Calya yang hangus terbakar di kelilingi garis polisi di SPBU Simpuan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, Jumat 5 Juni 2026. SPBU Simpuan Semparuk hingga kini terpantau belum beroperasi.
MOBIL TERBAKAR - Pantauan puing mobil Toyota Calya yang hangus terbakar di kelilingi garis polisi di SPBU Simpuan Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, Jumat 5 Juni 2026. SPBU Simpuan Semparuk hingga kini terpantau belum beroperasi.(TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Aktivitas operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Simpuan Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat terpantau tidak beroperasi pada Jumat 5 Juni 2026 imbas insiden mobil Toyota Calya terbakar sehari sebelumnya.

Dari pantauan TribunPontianak.co.id, dua pagar utama SPBU itu tertutup rapat.

Tidak ada aktivitas pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hanya ada sejumlah petugas dan pekerja di lokasi.

Terpantau pada Jumat 5 Juni 2026 siang, mereka tampak sibuk membersihkan area SPBU.

Baca Selengkapnya

6). 3 Remaja Curi Buah Alpukat di Singkawang, Kini Terancam Penjara 7 Tahun

REMAJA CURI ALPUKAT - Unit Reskrim Polsek Singkawang Timur berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pencurian buah alpukat di kebun milik warga Kelurahan Bagak Sahwa, Kecamatan Singkawang Timur pada Rabu 13 Mei 2026 lalu.
REMAJA CURI ALPUKAT - Unit Reskrim Polsek Singkawang Timur berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pencurian buah alpukat di kebun milik warga Kelurahan Bagak Sahwa, Kecamatan Singkawang Timur pada Rabu 13 Mei 2026 lalu.(TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Sebanyak 45 Kg buah alpukat dan 1 buah karung bertuliskan “PNS GULA KRISTAL” diamankan polisi atas kasus pencurian di Kota Singkawang.

Dari kasus ini, polisi menangkap tiga orang terduga pelaku pencurian buah alpukat di kebun milik warga Kelurahan Bagak Sahwa, Kecamatan Singkawang Timur.

Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Raja Toga Paruhum, mengatakan peristiwa terjadi pada Rabu 13 Mei 2026 sekitar pukul 23.00 WIB di kebun alpukat Kelurahan Bagak Sahwa. 

"Para pelaku memanfaatkan kondisi kebun yang tidak dijaga pada malam hari untuk memanen dan membawa kabur buah alpukat," katanya, pada Jumat 5 Juni 2026.

Korban TJ (46) warga Jalan Raya Pajintan Kelurahan Pajintan, baru mengetahui kejadian tersebut pada Kamis 14 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca Selengkapnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.