Viral! Buaya Besar Terekam Makan Sampah di Kutai Timur
Briandena Silvania Sestiani June 06, 2026 09:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Jagat maya dihebohkan oleh aksi buaya besar yang tertangkap kamera sedang makan sampah plastik di sungai yang berlokasi di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Alih-alih memburu mangsa alami seperti ikan atau mamalia kecil, buaya tersebut tampak terpaksa mengunyah material yang mencemari lingkungan tempat tinggalnya.

Adapun video tersebut diunggah oleh akun Instagram @kutim.id pada tanggal 5 Juni 2026.

Lokasi lengkapnya berada di aliran Sungai Karangan yang terletak di wilayah Sangkulirang, Kutai Timur, Kaltim.

Baca juga: Hilang Dua Hari, Warga Desa Binai Bulungan Ditemukan Meninggal Diduga Diserang Buaya

Aliran air berwarna cokelat dikelilingi oleh vegetasi hijau yang rimbun di kedua sisinya.

Namun, ketenangan tersebut terusik ketika moncong besar seekor buaya muncul ke permukaan air.

Terlihat jelas bagaimana buaya berukuran besar itu memakan sampah plastik.

"Ini buaya lagi kelaparan. Nah jadi, apa aja dimakannya ini. Wah lapar betul. Ini terjadi di Sungai Karangan. Nah ini, Sungai Karangan di Sangkulirang. Bukan main itu lihat buayanya besar. Apalagi kalau kita kena, wah terjun dimakan," ujar perekam video.

Respons Warganet

MAKAN SAMPAH - Tangkapan layar buaya makan sampah di Kutai Timur. Videonya viral di media sosial (Instagram/kutim.id)

Video tersebut pun menuai berbagai respons warganet.

"Kemungkinan dalam sampah ada bangkai daging," tulis warganet.

"Buaya pada ekosistem yg benar, tugasnya memakan ikan besar di sungai, sehingga ikan ukuran kecil, bisa di nikmati manusia. Teringat dulu orang berenang di sungai sangat biasa dan aman , karena buaya sudah kenyang. Sekarang ekosistem rusak, buaya banyak kelaparan," tulis warganet.

"Kasiaannn... ya Allah berikan buaya itu makanan yang semestinya dan bukan sampah aamiin," tulis warganet.

Lihat video lengkapnya KLIK LINK DI SINI

Tentang Buaya

Buaya merupakan reptil semiakuatik yang hidup di sungai, rawa, dan muara.

Di Kalimantan, spesies yang paling sering ditemukan adalah Buaya Muara, yang dikenal sebagai salah satu reptil terbesar di dunia.

Buaya muara dapat tumbuh hingga lebih dari lima meter dan menempati posisi sebagai predator puncak dalam rantai makanan ekosistem perairan.

Sebagai predator puncak, buaya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan populasi ikan, reptil, burung air, dan mamalia yang hidup di sekitar sungai.

Kehadiran buaya yang sehat umumnya menjadi indikator bahwa suatu ekosistem masih mampu mendukung kehidupan satwa liar dalam jumlah yang cukup.

Meski dikenal sebagai pemburu aktif, buaya juga tergolong oportunis.

 Artinya, mereka dapat memakan berbagai jenis makanan yang tersedia di habitatnya, termasuk ikan, bangkai hewan, burung, mamalia kecil, hingga sisa organik yang hanyut di sungai.

Karena itu, buaya terkadang terlihat mendekati tumpukan sampah apabila terdapat bau makanan atau bangkai yang menarik perhatian mereka.

Namun, konsumsi sampah plastik bukanlah perilaku alami buaya.

Plastik tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan reptil tersebut dan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, seperti penyumbatan saluran pencernaan, berkurangnya kemampuan menyerap nutrisi, hingga kematian apabila tertelan dalam jumlah besar.

Dalam ekosistem sungai yang sehat, buaya seharusnya memperoleh makanan dari mangsa alaminya.

Oleh sebab itu, kemunculan buaya yang berinteraksi dengan sampah menjadi gambaran bahwa pencemaran sungai dapat berdampak tidak hanya pada kualitas air, tetapi juga terhadap perilaku dan kelangsungan hidup satwa liar yang menjadi bagian penting dari ekosistem Kalimantan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.