TRIBUNPRIANGAN.COM - Terjadi 2 kali gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Pangandaran dan Sukabumi pada Sabtu (6/6/2026).
BMKG melaporkan gempa terkini pada Sabtu pagi mengguncang Pangandaran pada pukul 07.08 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,6.
Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 67 Km Selatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 50 Km.
"Info Gempa Mag:2.6, 6-Jun-26 07:08:31 WIB, Lok: 8.31 LS - 108.54 BT (67 km Selatan KAB-PANGANDARAN-JABAR), Kedlmn: 50 km ::BMKG.," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (6/6/2026) pagi.
Baca juga: 7 Gempa Guncang Jawa Barat Jumat 5 Juni 2026: Pusat di Tasikmalaya, Pangandaran, Bandung dan Cianjur
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Sabtu dini hari mengguncang Sukabumi pada pukul 00.31 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,7.
Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 120 Km Barat Daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 9 Km, merupakan gempa dangkal.
Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
"Info Gempa Mag:2.7, 06-Jun-2026 00:31:40 WIB, Lok: 8.00 LS - 107.02 BT, 120 km Selatan KOTA-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 9 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (6/6/2026) dini hari
Sebelumnya, 7 kali gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Tasikmalaya, Cianjur, Bandung dan Pangandaran pada Jumat (5/6/2026).
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Kamis (4/6/2026) pagi mengguncang Pangandaran pada pukul 10.03 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,5.
Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 282 Km Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 24 Km.
Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
"Info Gempa Mag:3.5, 04-Jun-2026 10:03:27 WIB, Lok: 9.80 LS - 107.05 BT, 282 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 24 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (4/6/2026) pagi.
Sebelumnya, 2 kali gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Sukabumi pada Senin jelang tengah malam (1/6/2026) dan Selasa dini hari (2/6/2026).
BMKG melaporkan gempa terkini pada Selasa (2/6/2026) dini hari mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 00.30 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,5.
Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 139 Km Selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 19 Km.
"Info Gempa Mag:2.5, 02-Jun-2026 00:30:24 WIB, Lok: 8.20 LS - 106.84 BT, 139 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 19 km ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (2/6/2026) dini hari.
Baca juga: 3 Gempa Terkini di Jawa Barat Guncang Kuningan dan Bandung Sejak Jumat Malam hingga Sabtu Dini Hari
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Senin jelang tengah malam (1/6/2026) mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 23.08 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,7.
Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 41 Km Tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 109 Km.
Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
"Info Gempa Mag:1.7, 01-Jun-2026 23:08:48 WIB, Lok: 7.30 LS - 106.75 BT, 41 km Tenggara KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 109 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Senin (1/6/2026) jelang tengah malam.
Baca juga: Gempa Terkini M 4,6 Guncang Cilacap Benar-benar Dirasakan Warga hingga Pangandaran dan Tasikmalaya
Skala Gempa
Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.
I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
IV MMI: Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.
X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.
1. Tetap tenang
2. Di dalam rumah
3. Di luar ruangan
4. Di kerumunan
5. Di gunung atau dataran tinggi
6. Pusat gempa di laut
7. Di dalam kendaraan