TRIBUNKALTIM.CO - Kasus penganiayaan yang menimpa seorang dokter gigi muda di Kota Palembang, Sumatera Selatan viral di media sosial.
Peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Kol H Burlian KM 9, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar, pada Rabu 3 Juni 2026 sekitar pukul 17.44 WIB itu mengakibatkan korban mengalami luka robek serius di bagian kepala hingga harus menjalani tujuh jahitan.
Insiden tersebut tidak hanya memicu keprihatinan karena korban merupakan tenaga kesehatan muda, tetapi juga karena aksi pelaku yang dinilai sangat berbahaya.
Sebuah palu yang dilempar ke arah kendaraan korban dilaporkan menembus kaca mobil dan mengenai bagian kepala korban hingga menyebabkan pendarahan hebat.
1. Korban Merupakan Dokter Gigi Muda Berusia 22 Tahun
Korban diketahui berinisial ATW (22), seorang dokter gigi muda yang saat kejadian sedang mengendarai mobilnya di Jalan Kol H Burlian KM 9, Palembang.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengenakan pakaian kerja medis atau scrub berwarna merah muda ketika peristiwa tersebut terjadi.
Kasus ini kemudian menjadi viral setelah keluarga dan rekan korban membagikan informasi melalui media sosial guna membantu proses pencarian pelaku.
2. Kejadian Terjadi di Jalan Kol H Burlian KM 9 Palembang
Peristiwa penganiayaan terjadi di Jalan Kol H Burlian KM 9, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Lokasi tersebut berada di sekitar kawasan dekat Superindo KM 9 yang merupakan salah satu jalur lalu lintas cukup ramai di Kota Palembang.
Waktu kejadian tercatat sekitar pukul 17.44 WIB atau menjelang jam pulang kerja ketika arus kendaraan sedang cukup padat.
3. Berawal dari Senggolan dengan Pengendara Motor
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai keterangan yang beredar, insiden bermula ketika seorang pengendara sepeda motor diduga memotong jalur dari sisi kiri menuju kanan jalan karena hendak memutar balik arah.
Kesaksian yang diunggah akun media sosial menyebutkan:
"TOLONG DI PIN MIN : kak itu temen aku, kejadiannya pelaku (bawa motor) motong jalan dari kiri tiba tiba ke kanan karena mau puter balik terus pelaku jatuh dan mobil korban bagian bumper depannya rusak terus pelaku gamau disalahin,"
Akibat kejadian tersebut, motor pelaku disebut menyenggol mobil Honda Brio milik korban hingga menyebabkan kerusakan pada bagian bumper depan kendaraan.
4. Korban Sempat Mengajak Menyelesaikan Persoalan di Kantor Polisi
Setelah terjadi senggolan, kedua pihak terlibat cekcok di pinggir jalan. Namun menurut keterangan yang beredar, korban memilih mengajak pelaku menyelesaikan persoalan tersebut secara resmi melalui jalur hukum.
Korban disebut mengusulkan agar permasalahan dibawa ke kantor polisi terdekat. Sejumlah warga yang berada di lokasi juga sempat berusaha melerai pertengkaran agar situasi tidak semakin memanas.
5. Pelaku Diduga Melempar Palu ke Arah Mobil Korban
Saat korban berusaha melanjutkan perjalanan, pelaku diduga tiba-tiba mengambil palu yang dibawanya lalu melemparkannya ke arah kendaraan korban.
Kesaksian yang beredar menjelaskan, "Korban bilang mau didamain ke kantor polisi aja dan tetep si pelaku ga terima, abis itu dilerai sama warga yang lain dan pas korban mau ngelanjutin perjalanan dilempar palu sama korban ke kaca mobilnya alhasil kaca mobil pecah dan palu (bagian yg tajam) nyangkut di kepala korban".
Benturan keras membuat kaca kendaraan pecah seketika. Bagian tajam palu dilaporkan menembus kaca dan mengenai dahi bagian atas korban.
6. Kepala Korban Robek dan Harus Mendapat Tujuh Jahitan
Akibat terkena benda tersebut, korban mengalami pendarahan hebat. Luka robek di bagian kepala mengharuskan korban mendapatkan penanganan medis intensif.
Korban diketahui menjalani tindakan penjahitan sebanyak tujuh jahitan pada bagian kepala yang terluka. Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh pertolongan.
Selain luka fisik pada korban, kendaraan yang dikendarainya juga mengalami kerusakan cukup parah berupa kaca pintu depan yang hancur serta baret pada bagian bodi kendaraan.
7. Rekaman CCTV Turut Menjadi Petunjuk Penting
Kasus ini semakin menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut terlihat pelaku yang mengendarai sepeda motor melemparkan palu ke arah mobil korban sebelum kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
Unggahan yang beredar menyebutkan, "CCTV saat pelaku melempar palu ke kaca mobil korban, pelaku kabur namun plat motor pelaku tidak terlihat!"
Karena nomor kendaraan tidak terekam dengan jelas, identifikasi pelaku menjadi tantangan tersendiri bagi penyidik.
8. Polisi Telah Menerima Laporan dan Melakukan Penyelidikan
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarami.
"Kami kerjasama dengan Polsek Sukarami untuk mengungkap kasus tersebut. Karena laporan korban ada di Polsek Sukarami," ujar Jedi.
Pihak kepolisian kini melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan keterangan saksi, hingga identifikasi pelaku.
"Saat ini kami sedang melakukan proses identifikasi korban pengobatan kepada korban serta melakukan olah TKP, untuk menghimpun petunjuk dari seputaran TKP. Do'akan kami dapat mengetahui siapa terduga pelaku," katanya.
Istilah olah TKP sendiri merupakan proses pemeriksaan lokasi kejadian oleh penyidik guna mengumpulkan barang bukti, jejak, dan petunjuk yang dapat membantu mengungkap pelaku tindak pidana.
9. Pelaku Masih Diburu Polisi
Pihak korban melalui akun Threads @rgnaaulia mengungkapkan bahwa laporan polisi telah dibuat tidak lama setelah kejadian berlangsung.
"THIS! btw udah buat laporan kepolisian kemarin malam (3 Juni 2026)"