Oleh: Pastor John Lewar, SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Sabtu 6 Juni 2026.
Tema renungan Katolik hari ini “bersama Bunda Maria, Mendoakan Para Imam Tuhan”.
Renungan Katolik untuk hari Sabtu Biasa IX, Perayaan fakultatif Santo Norbertus: Uskup dan Pengaku Iman Katolik, Santo Filipus Diakon dan Penginjil: Teladan Iman Gereja, dengan warna liturgi hijau.
Adapun bacaan liturgi katolik hari Sabtu 6 Juni 2026 adalah sebagai berikut:
Baca juga: Renungan Katolik Sabtu 6 Juni 2026, Memberi dari kekurangan
Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm 71:8-9,14-15a,16-17,22
Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.
Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.
Tetapi aku senantiasa mau berharap dan menambah puji-pujian kepada-Mu;
mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya.
Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!
Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-Mu, ya Allahku, menyanyikan mazmur bagi-Mu dengan kecapi, ya Yang Kudus Israel.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya.
Berbahagialah yang bersemangat miskin, sebab bagi merekalah Kerajaan Allah. Alleluya.
Bacaan Injil Mrk. 12:38-44
Dalam pengajaran-Nya Yesus berkata: "Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan,
yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat." Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.
Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik:
“Bersama Bunda Maria, Mendoakan Para Imam Tuhan”
Pada Hari Sabtu Imam, Gereja mengajak kita secara khusus
mempersatukan diri dengan Bunda Maria untuk mendoakan para imam
yang telah dipanggil Allah menjadi pelayan sabda dan sakramen bagi
umat-Nya. Mereka adalah orang-orang yang dipilih untuk mewartakan
Injil, memimpin umat dalam ibadah, dan menghadirkan kasih Kristus di
tengah dunia.
Pemazmur dalam Mazmur 71 berseru, “Mulutku penuh dengan puji-pujian
kepada-Mu.” Seruan ini mengingatkan bahwa sumber kekuatan seorang
imam bukanlah kemampuan dirinya sendiri, melainkan Tuhan yang selalu
menyertainya sejak masa muda hingga usia lanjut. Ketika imam
menghadapi kelelahan, tantangan pelayanan, atau pergumulan batin, doa
umat menjadi peneguh yang mengingatkan bahwa ia tidak berjalan
sendirian.
Dalam Injil, Yesus memuji seorang janda miskin yang mempersembahkan
dua peser, seluruh nafkahnya. Persembahan kecil itu bernilai besar
karena diberikan dengan kasih dan kepercayaan penuh kepada Allah.
Demikian pula doa-doa sederhana yang kita panjatkan bagi para imam.
Mungkin hanya satu Salam Maria setiap hari, satu rosario dalam
seminggu, atau satu intensi khusus dalam Misa. Namun, bila
dipersembahkan dengan tulus, semuanya sangat berharga di hadapan
Tuhan.
Bunda Maria adalah teladan sempurna dalam mendukung karya
keselamatan Allah. Dengan kerendahan hati dan kesetiaannya, Maria
selalu hadir mendampingi Putra-Nya hingga di kaki salib. Sebagai Bunda
Gereja dan Ratu Para Imam, Maria terus mendoakan mereka yang
melanjutkan karya Kristus di dunia. Bersama Maria, kita diajak untuk
membawa para imam kepada hati Yesus, agar mereka tetap setia, kudus,
rendah hati, dan penuh sukacita dalam pelayanan.
Pada Hari Sabtu Imam ini, marilah kita mempersembahkan doa-doa
terbaik bagi para imam Tuhan: bagi yang masih berkarya, yang sedang
mengalami kesulitan, yang sakit, yang lanjut usia, maupun yang mulai
kehilangan semangat pelayanannya. Semoga melalui perlindungan Bunda
Maria, mereka diteguhkan dalam panggilan dan semakin menyerupai
Kristus Sang Imam Agung.
Doa: Bunda Maria, Ratu Para Imam, kami mempercayakan kepada
hatimu semua imam Tuhan.Lindungilah mereka dalam setiap pelayanan,
kuatkan mereka dalam pencobaan, hiburlah mereka dalam kesepian,
dan kobarkanlah kembali semangat mereka untuk mewartakan Injil.
Bimbinglah mereka agar tetap setia kepada Kristus, rendah hati dalam
pelayanan, dan penuh kasih kepada umat yang dipercayakan kepada
mereka. Kami mohonkan semuanya ini melalui Kristus, Tuhan kami...
Amin.
Sahabatku yang terkasih, Selamat Hari Sabtu Imam. Salam doa dan
berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: Dalam Nama Bapa
dan Putera dan Roh Kudus...Amin. (Sumber the katolik.com/kgg).