Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia, Berikut Tips Menjaga Pencernaan Anak agar Nafsu Makan
Joseph Wesly June 06, 2026 01:50 PM

 

TRIBUNBEKASI.COM- Kesehatan pencernaan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi tumbuh kembang anak.

Pencernaan yang sehat membantu tubuh menyerap nutrisi secara optimal sehingga anak dapat makan lebih lahap, tidur nyenyak, dan aktif beraktivitas.

Dalam rangka Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia, edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan saluran cerna anak kembali menjadi perhatian. Berdasarkan tinjauan ilmiah internasional, sekitar satu dari lima anak berusia di bawah empat tahun di dunia mengalami tantangan pencernaan fungsional.

Dokter Spesialis Anak dr. Miza Afrizal Azwir, Sp.A., BMedSci., M.Kes mengatakan orang tua perlu memahami bahwa sejumlah perilaku anak sehari-hari bisa berkaitan dengan kondisi pencernaannya.

Kenali Tanda Pencernaan Anak Kurang Optimal

Menurut dr. Miza, anak yang sering rewel, terus ingin menempel kepada orang tua, kurang nafsu makan, atau sulit tidur nyenyak bisa saja mengalami ketidaknyamanan pada saluran pencernaan.

"Dalam praktik saya, tanda-tanda seperti anak yang lebih rewel, nempel terus, kurang nafsu makan, atau tidur yang tidak nyenyak bisa berkaitan dengan pencernaannya yang tidak nyaman dan kurang optimal," ujarnya.

Karena itu, orang tua perlu memperhatikan kondisi pencernaan anak sejak dini agar proses penyerapan gizi berjalan dengan baik.

Berikan Asupan Gizi Seimbang

Salah satu cara menjaga kesehatan pencernaan anak adalah memastikan kebutuhan gizi hariannya terpenuhi melalui pola makan yang beragam, tepat, dan seimbang.

Asupan nutrisi yang baik membantu menjaga fungsi saluran cerna sekaligus mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Perhatikan Asupan Probiotik

Dr. Miza menjelaskan probiotik dapat menjadi salah satu pendukung kesehatan pencernaan. Namun, manfaat probiotik bergantung pada jenis yang digunakan sehingga penting memilih yang memiliki dukungan penelitian ilmiah.

Menurutnya, salah satu probiotik yang banyak diteliti untuk kesehatan pencernaan anak adalah L. reuteri.

"Berbagai penelitian menunjukkan L. reuteri dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan mendukung kenyamanan pencernaan untuk penyerapan gizi yang optimal," katanya.

Orang Tua Perlu Meningkatkan Edukasi

Meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan pencernaan juga menjadi langkah penting bagi orang tua. Semakin dini tanda-tanda gangguan pencernaan dikenali, semakin cepat langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan.

Sebagai bagian dari edukasi tersebut, LACTOGROW meluncurkan Digestion Expert Lab, sebuah pengalaman edukatif interaktif yang mengajak orang tua memahami pentingnya pencernaan sehat bagi tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini digelar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta pada 5-7 Juni 2026 dan Transmart Makassar pada 26-28 Juni 2026 dengan menghadirkan teknologi imersif, zona edukatif, serta diskusi bersama dokter spesialis anak.

Category Marketing Manager PT Nestlé Indonesia, Vera Gozali, mengatakan edukasi mengenai kesehatan pencernaan diperlukan agar orang tua semakin memahami peran saluran cerna dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, pencernaan yang sehat merupakan fondasi penting agar anak dapat memperoleh manfaat maksimal dari nutrisi yang dikonsumsi setiap hari.

Penyanyi sekaligus ibu satu anak, Anggi Marito, mengaku kini lebih memahami bahwa kondisi seperti anak rewel atau kurang nafsu makan tidak selalu dapat dianggap sebagai hal biasa.

Ia menilai kesehatan pencernaan perlu menjadi perhatian orang tua karena berpengaruh terhadap kenyamanan dan kualitas tumbuh kembang anak sehari-hari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.