Dokter Gigi di Palembang Dihantam Palu hingga Luka Robek 7 Jahitan di Kepala, Pelaku Kabur
Muliadi Gani June 06, 2026 12:51 PM

 

PROHABA.CO, PALEMBANG – Aksi kekerasan di jalan raya kembali terjadi dan viral di media sosial.

Seorang dokter gigi muda berinisial ATW (22) menjadi korban penganiayaan brutal setelah kepalanya dihantam menggunakan palu oleh pengendara sepeda motor di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek serius dan harus mendapatkan perawatan medis dengan tujuh jahitan di bagian kepala.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 17.44 WIB di Jalan Kolonel H. Burlian Km 9, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Kasus ini kini tengah dalam penanganan aparat kepolisian setelah korban melapor ke Polsek Sukarami.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, mengatakan pihaknya bersama Unit Reskrim Polsek Sukarami telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

“Kami bekerja sama dengan Polsek Sukarami untuk mengungkap kasus tersebut. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan,” ujar Musa Jedi, Jumat (5/6/2026).

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga merekam aksi pelaku sebelum dan sesudah kejadian.

Baca juga: Dua Napi Lapas Calang Kabur Saat Waktu Shalat Jumat, Bobol Pagar dan Panjat Kawat Berduri

Bermula dari Senggolan di Jalan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban mengendarai mobil Honda Brio berwarna putih melintas di lokasi kejadian.

Di saat bersamaan, seorang pengendara motor diduga melakukan manuver mendadak dari jalur kiri ke kanan untuk berputar arah.

Manuver tersebut menyebabkan terjadinya senggolan antara sepeda motor dan mobil korban.

Akibat benturan itu, pengendara motor terjatuh, sementara bagian bumper depan mobil korban mengalami kerusakan.

Setelah kejadian, sempat terjadi adu mulut antara korban dan pelaku.

Korban kemudian berusaha menenangkan situasi dan mengajak pelaku menyelesaikan persoalan secara baik-baik, bahkan menawarkan untuk membawa kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Namun, ajakan tersebut tidak diterima.

Pelaku diduga justru tersulut emosi dan menolak bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan.

Palu Dilempar ke Arah Mobil

Situasi yang semula sempat diredam warga berubah menjadi aksi kekerasan.

Saat korban hendak meninggalkan lokasi kejadian, pelaku diduga mengambil palu yang dibawanya dan melemparkannya ke arah mobil korban.

Lemparan tersebut menghantam kaca mobil hingga pecah.

Bagian palu kemudian mengenai kepala korban, menyebabkan luka robek cukup dalam dan pendarahan.

Korban yang diketahui masih mengenakan pakaian dinas medis segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Selain luka di kepala, kendaraan korban juga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kaca depan serta bodi samping akibat lemparan benda keras tersebut.

Baca juga: Pria di Banda Aceh Ditangkap Usai Aniaya Mantan Pacar dengan Pisau Kerambit

Rekaman CCTV Viral di Media Sosial

Aksi pelaku diketahui terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Rekaman tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu kemarahan publik.

Dalam video yang viral, terlihat seorang pria diduga pelaku melemparkan palu ke arah mobil korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Video lain juga memperlihatkan kondisi interior mobil korban yang dipenuhi pecahan kaca serta bercak darah, sementara sebuah palu terlihat tertinggal di atas dasbor mobil usai kejadian.

Unggahan kasus ini pertama kali viral di platform media sosial Threads dan dengan cepat menyebar di berbagai platform lain.

Banyak warganet mengecam tindakan kekerasan tersebut dan meminta pelaku segera ditangkap.

Polisi Buru Pelaku

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. 

Polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap keberadaan pelaku yang kabur setelah melakukan penganiayaan.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara bukti-bukti di lokasi kejadian terus dikumpulkan untuk mempercepat proses pengungkapan kasus.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait pelaku atau kendaraan yang digunakan agar segera melapor.

Hal ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses penangkapan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan bagaimana konflik kecil di jalan raya dapat berkembang menjadi tindak kekerasan serius yang mengancam keselamatan jiwa.

Baca juga: Pria di Seulimeum Aceh Besar Aniaya Warga dengan Tombak Babi, Polisi Amankan Pelaku

Baca juga: Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dokter Shanti Hastuti, 25 Adegan Dipergakan

Baca juga: Berkas Lengkap, Satresnarkoba Polresta Banda Aceh Serahkan Tiga Tersangka Narkotika ke Kejaksaan

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.