Pramono Bakal Kunjungi Ciangir Tangerang, Cari Alternatif Baru Atasi Sampah Jakarta
Ferdinand Waskita Suryacahya June 06, 2026 01:09 PM

 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam waktu dekat berencana mengunjungi fasilitas pengolahan sampah di kawasan Ciangir, Tangerang, Banten.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI mencari berbagai solusi pengolahan sampah di luar pola konvensional yang selama ini masih bergantung pada TPST Bantargebang.

Pramono mengatakan, pengolahan sampah di Ciangir menjadi salah satu opsi yang tengah dipelajari karena dapat mengolah sampah yang sudah dipilah menjadi kompos dan produk lainnya.

Pekan Depan Tinjau Langsung Ciangir

Menurut Pramono, pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber saat ini mulai didorong sebagai langkah mengurangi volume sampah yang dikirim ke Bantargebang.

Karena itu, ia ingin melihat langsung sistem yang diterapkan di Ciangir.

“Nah sampah, dengan pemilahan sampah kemudian kita akan juga yang sudah dipisahkan untuk kompos dan sebagainya di Ciangir, karena minggu depan saya akan ke sana, itu juga akan menjadi alternatif baru,” ucapnya, dikutip Sabtu (6/6/2026).

Pemprov Buka Peluang Kolaborasi

Selain meninjau Ciangir, Pemprov DKI juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki teknologi maupun metode pengolahan sampah.

Pramono menegaskan, pihaknya siap mendukung siapa pun yang mampu mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke Bantargebang.

Bahkan, pengolahan sampah tidak harus dilakukan di tempat pembuangan akhir, melainkan bisa dimulai dari sumber-sumber penghasil sampah seperti pasar, rumah tangga, hingga sektor perhotelan, restoran, dan katering (horeka).

“Maka dengan demikian saya sekarang memberikan izin, memberikan persetujuan siapa saja yang akan mengelola sampah tidak perlu di tempat pembuangan sampah tapi di ujung apakah di pasar apakah di rumah tangga di horeka dan sebagainya, selama bisa mengurangi sampah yang dikirimkan ke Bantar Gebang kami setujui,” ujarnya.

Cari Solusi Jangka Panjang

Pramono menilai persoalan sampah Jakarta tidak bisa hanya mengandalkan satu solusi.

Karena itu, selain mendorong pemilahan sampah dari sumber, Pemprov DKI juga tengah mengembangkan berbagai skema pengolahan lain, termasuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif dan penguatan fasilitas pengolahan sampah yang sudah ada.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap TPST Bantargebang sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di masa depan.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: DPRD DKI Minta Pemerintah Pusat Lebih Progresif Bantu Atasi Sampah Jakarta

  • Baca juga: Komisi D DPRD DKI Jakarta Singgung Isu Krisis Lahan Makam dan Darurat Sampah di RKPD 2027

  • Baca juga: Kenneth DPRD DKI: Jakarta Harus Bertransformasi dari Kota Buang Sampah Menuju Fokus Pengolahan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.