PROHABA.CO, MAKKAH – Jemaah haji asal Aceh yang sudah satu minggu berada di Makkah sekembali dari Mina, kini mengisi hari-harinya dengan kegiatan pribadi.
Misalnya, fokus menunaikan shalat fardu di Masjidilharam atau berbelanja oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Aceh.
Jemaah yang hendak shalat fardu di Masjidilharam (Al-Haram) berangkat dari hotel masing-masing naik Bus Selawat yang disediakan Pemerintah Saudi Arabia.
“Ini kami mau jalan ke Haram untuk shalat Magrib sekalian Isya di sana.
Ada juga jemaah yang sejak subuh arau zuhur di sana,” kata Mutiyawati, jemaah kloter 4 Banda Aceh, kepada Prohaba.co, Jumat (5/6/2026) sore.
Menurutnya, khusus Jumat, jemaah harus bergerak lebih pagi, yakni sebelm pukul 06.00 sudah harus meninggalkan hotel untuk menuju Masjidilharam.
Soalnya, pada hari Jumat sering terjadi macet di ruas-ruas jalan menuju Masjidilharam.
Selain itu, setiap Jumat, rute menuju Masjidilharam dari semua arah akan ditutup mulai pukul 06.00 WAS.
Pihak ketua rombongan pun sudah berkoordinasi dengan pemangku keamanan Masjidilharam.
Berdasarkan indikasi kepadatan jemaah di kawasan tersebut, pengangkutan jemaah yang akan melaksanakan shalat atau ibadah umrah ke Al-Haram dari semua rute pada hari Jumat ditutup pada pukul 06.00 pagi, kecuali Bab Ali hingga pukul 07.00 pagi baru ditutup.
Atas dasar itu, kata Muliyawati, jemaah dari hotel masing-masing sudah harus berangkat menuju Al-Haram sebelum pukul 06.00.
Baca juga: Tiga Jamaah Haji Aceh Meninggal di Makkah dalam Dua Hari, Total jadi Enam Oran
Baca juga: Dokter Gigi di Palembang Dihantam Palu hingga Luka Robek 7 Jahitan di Kepala, Pelaku Kabur
Muliyawati juga menambahkan bahwa semua jemaah kloter 4 Aceh sudah melaksanakan tawaf sunah di Ka’bah.
Tinggal satu tawaf lagi, yakni tawaf wada (tawaf perpisahan).
Setelah itu, jemaah akan meninggalkan Makkah pada 10 Juni 2026 untuk menuju Madinah.
Di Madinah, jemaah umumnya akan melaksanakan shalat arbain (40 waktu shalat fardu) di Masjidil Nabawi.
Setiap jemaah dari Makkah yang ingin shalat arbain di Madinah butuh waktu sepuluh hari, mengingat waktu tempuh Makkah-Madinah mencapai 8 jam naik bus.
Belum lagi kalau macet. Jemaah kloter 4 dan berikutnya akan pulang ke tanah air melalaui Madinah.
Hanya kloter 1 asal Aceh yang pulangnya melalaui Jeddah, karena saat tiba dulunya mereka duluan ke Madinah, baru ke Makkah.
(Yarmen Dinamika)
Baca juga: Jamaah Haji Asal Bireuen Meninggal di Makkah, Total Lima Jamaah Aceh Meninggal di Tanah Suci
Baca juga: Tiga Jamaah Haji Asal Aceh Meninggal di Tanah Suci Saat Puncak Ibadah Haji di Armuzna
Baca juga: Jamaah Haji Asal Aceh Tamiang Meninggal di Arafah, Total Dua Orang Wafat