TRIBUN-TIMUR.COM - Kiai Abdussalam Sohib alias Gus Salam berkunjung ke Makassar jelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU).
Muktamar NU ke-35 dijadwalkan 1 hingga 5 Agustus 2026.
Gus Salam merupakan kandidat Ketua Umum PBNU.
Ia akan bersaing Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Selama berada di Makassar, Gus Salam, menemui sejumlah tokoh NU di Hotel UIN Alauddin.
Baca juga: PBNU Bahas Muktamar 2026 di Makassar
Cucu pendiri NU Kiai Bisri Syansuri juga menyempatkan ngopi di Warkop Daeng Anas, Jl Faisal, Makassar, Jumat (5/6/2026).
Ia ditemani eks Ketua KPU Sulsel Faisal Amir, Guru Besar UIN Alauddin Andi Marjuni, sesepuh NU Sulsel, Makmur Idrus, Bahtiar MA Saleh.
Gus Salam mengaku sudah dua hari berada di Makassar.
Ia sowan ke sejumlah kiai, termasuk ketua Pengurus Wilayah NU Sulsel Kiai Hamzah Harun.
Gus juga menyempatkan ziarah ke makam Syekh Yusuf Al Makassari di Gowa dan makam Pangeran Diponegoro.
Siapa Gus Salam?
KH Abdussalam Shohib merupakan mantan wakil Ketua PWNU Jawa Timur.
Gus Salam merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al Risalah Mambaul Maarif Denanyar, Jombang.
Ia pernah ditunjuk menjadi Wakil Sekretaris Jenderal PBNU.
Namun, Gus Salam menolak posisi tersebut dan memilih untuk menjadi Wakil Ketua PWNU Jatim.
Dalam perjalanannya, ia diberhentikan dari posisi Wakil Ketua PWNU Jatim oleh PBNU dengan alasan dugaan perbuatan melawan hukum.
Selepas tak lagi menjadi pengurus di NU, Gus Salam lantas terjun ke politik.
Gus Salam yang juga paman Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar.
Ia pernah menjadi komandan pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) di Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim).
Gus Salam juga pernah berkiprah di struktural NU sejak tahun 2002, yakni menjadi pengurus Lembaga Bahtsul Masa'il Nahdlatul Ulama (LBMNU) Kota Kediri.
Selanjutnya, pada tahun 2009 menjadi pengurus LBMNU Jombang, dan tahun 2012 ia masuk jajaran Pengurus Syuriyah Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang.
Kemudian pada tahun 2015 di periode kedua KH Said Aqil Siroj sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Salam terpilih sebagai Katib PBNU.