SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Di balik tragedi kecelakaan beruntun yang menewaskan dua orang di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di bawah Stasiun LRT Cinde Palembang, terdapat kisah pilu yang dialami seorang bocah berusia tiga tahun.
Bocah berinisial AW itu berhasil selamat dari kecelakaan maut yang terjadi pada Jumat (5/6/2026) sore.
Namun, ia harus kehilangan sang ayah, Devi Yanto (39), yang meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.
Saat kecelakaan terjadi, AW berada di atas sepeda motor Honda Beat BG-4241-ADC bersama kedua orang tuanya.
Mereka bertiga menjadi salah satu korban yang ditabrak mobil Toyota Fortuner BG-1856-UP yang melaju di Jalan Jenderal Sudirman.
Akibat benturan keras tersebut, Devi Yanto mengalami luka serius berupa pendarahan di bagian perut dan patah tulang rusuk.
Meski sempat mendapatkan perawatan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Sementara itu, Nariratih (33), istri Devi Yanto sekaligus ibu AW, masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dialaminya.
Berbeda dengan kedua orang tuanya, AW hanya mengalami luka lecet dan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Hermanto mengatakan kecelakaan bermula ketika mobil Fortuner yang dikemudikan Ahmad Nasuhi (60) melaju dari arah Simpang Famous menuju Simpang Charitas.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut lebih dahulu menabrak sepeda motor yang dikendarai M Abi (22), kemudian menabrak motor yang ditumpangi Devi Yanto bersama istri dan anaknya.
"Setelah itu mobil masih melaju dan menabrak motor yang dikendarai Devi Yanto bersama dua penumpang. Lalu lanjut menabrak angkot," kata Hermanto.
Selain menewaskan Devi Yanto, kecelakaan itu juga merenggut nyawa Ahmad Ridwan (53), sopir angkot yang menjadi korban terakhir dalam rangkaian tabrakan beruntun tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, sopir Fortuner mengaku salah menginjak pedal saat hendak mengerem kendaraan.
"Dari pengakuan sopir Fortuner, katanya dia pada saat mau ngerem malah terinjak gas. Tapi itu masih kami dalami lagi dan menghimpun keterangan saksi-saksi lagi," ujar Hermanto.
Berikut daftar korban dalam kecelakaan beruntun tersebut:
Ahmad Ridwan (53), sopir angkot BG-1031-IM, meninggal dunia.
Devi Yanto (39), pengendara Honda Beat BG-4241-ADC, meninggal dunia.
Nariratih (33), penumpang Honda Beat BG-4241-ADC, masih dirawat di RS Charitas Palembang.
Abilyansyah Wijaya (3), penumpang Honda Beat BG-4241-ADC, mengalami luka lecet.
M Abi (22), pengendara Honda Beat BG-4423-ABN, mengalami luka lecet dan sakit pinggang.