Asyik Memancing, Bocah SD Syok Lihat 2 Temannya Tenggelam di Kawasan Wisata Alam
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 06, 2026 05:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Seorang bocah SD langsung meminta bantuan warga setelah melihat 2 temannya tenggelam di kawasan wisata alam Ranu Betok, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Jumat (5/6/2026).

Bocah SD tersebut berinisial T (13), ketika melihat 2 rekannya tenggelam sedang asyik memancing di tepi danau.

Sedangkan 2 temannya tersebut tenggelam saat berenang di kawasan wisata alam Ranu Betok. Mereka yaitu A (12) dan Y (12) merupakan pelajar SD di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Camat Tiris Bambang Julius mengatakan, peristiwa bermula ketika tiga pelajar SD tersebut datang ke tempat wisata alam Ranu Betok. Tak lama kemudian, dua korban berenang, sedangkan satu pelajar sedang memancing.

"Dua orang meninggal dunia dan satu orang selamat karena tidak ikut berenang dengan korban karena sedang memancing," kata Bambang dikutip dari TribunJatim.com.

Setelah menerima laporan, lanjut Bambang, petugas dan masyarakat langsung melakukan pencarian. Kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ranu Betok sendiri, menurut Bambang, kawasan wisata alam yang hingga kini belum dikelola secara maksimal. Oleh karena itu, kondisi perairan di lokasi tersebut perlu mendapat perhatian khusus dari para pengunjung.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke kawasan ranu tersebut. Jangan mandi atau berenang sembarangan karena kondisi perairan di sana cukup berisiko," ujar Bambang.

Sementara Kapolsek Tiris, Iptu Samsul Arifin mengatakan, dua korban mandi di perairan kemudian tenggelam. Sedangkan satu anak lainnya tidak ikut berenang dan langsung meminta bantuan warga.

"Setelah melihat kedua temannya tenggelam satu temannya yang tidak ikut mandi langsung meminta bantuan ke warga," terang Samsul.

Sementara hasil penyelidikan awal mengarah pada musibah tenggelam. Tidak ada indikasi tindak pidana. "Namun kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh kronologi kejadian," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.