TRIBUNMANADO.CO.ID - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mengakses layanan myASN, SIASN, dan e-Kinerja kini wajib memahami sistem login terbaru.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerapkan Multi-Factor Authentication (MFA) sebagai lapisan keamanan tambahan, sehingga login tidak lagi cukup menggunakan username dan password saja.
Cara login ASN Digital masih menjadi informasi yang banyak dicari aparatur sipil negara (ASN) yang ingin mengakses berbagai layanan kepegawaian milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Baca juga: Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026, Tersedia Lebih dari 8.000 Formasi, Simak Jadwal dan Syaratnya
Melalui platform ASN Digital, pegawai dapat mengakses sejumlah layanan dalam satu akun terintegrasi, mulai dari myASN, SIASN, e-Kinerja, hingga berbagai layanan administrasi kepegawaian lainnya.
Saat ini, proses login ASN Digital tidak lagi hanya mengandalkan username dan password.
BKN mewajibkan penggunaan Multi-Factor Authentication (MFA) sebagai lapisan keamanan tambahan untuk melindungi data dan akun ASN.
Karena itu, sebelum dapat masuk ke dashboard ASN Digital, pengguna harus memastikan fitur MFA telah diaktifkan pada akun masing-masing.
MFA atau Multi-Factor Authentication merupakan sistem keamanan berlapis yang diterapkan BKN untuk mengurangi risiko penyalahgunaan akun, pencurian identitas, hingga akses tidak sah terhadap data kepegawaian.
Artinya, setiap kali login ke ASN Digital, pengguna wajib memasukkan tiga komponen utama, yaitu:
Kode OTP tersebut akan berubah secara otomatis dalam interval waktu tertentu sehingga keamanan akun menjadi lebih terjaga.
Bagi ASN yang belum mengaktifkan MFA, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
Apabila seluruh tahapan berhasil dilakukan, MFA akan aktif dan dapat digunakan untuk login pada layanan ASN Digital.
Setelah MFA aktif, ASN dapat masuk ke berbagai layanan BKN melalui satu akun ASN Digital dengan langkah berikut:
Setelah berhasil login, pengguna dapat mengakses berbagai layanan yang telah terintegrasi, termasuk myASN, SIASN, e-Kinerja, dan layanan kepegawaian lainnya.
Penerapan MFA dilakukan sebagai bagian dari penguatan keamanan sistem digital BKN.
Dengan adanya verifikasi tambahan berupa OTP, risiko pembobolan akun dapat diminimalkan meski password diketahui pihak lain.
Karena itu, ASN yang belum mengaktifkan MFA tidak dapat mengakses layanan kepegawaian melalui ASN Digital hingga proses aktivasi selesai dilakukan.
Keberadaan sistem keamanan berlapis ini juga mendukung transformasi layanan kepegawaian nasional yang semakin terintegrasi dan berbasis teknologi digital.
Bagi ASN yang mengalami kendala saat login, pastikan aplikasi autentikator masih aktif, waktu pada perangkat tersinkronisasi dengan benar, dan kode OTP dimasukkan sebelum masa berlakunya berakhir.
Itulah panduan cara login ASN Digital 2026 beserta langkah aktivasi MFA yang perlu diketahui agar akses ke layanan myASN, SIASN, dan e-Kinerja dapat dilakukan tanpa hambatan.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini