Identitas Korban Penikaman di Depan Jumbo Pasar Swalayan Manado, Pelaku Dua Orang Sudah Diamankan
Gryfid Talumedun June 06, 2026 06:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Duka mendalam menyelimuti keluarga, sahabat, dan kerabat Ferry Maweru atau yang akrab disapa Pheyy.

Ferry Maweru dikenal ramah dan mudah bergaul itu meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan, pusat Kota Manado, Sabtu (6/6/2026).

Sosoknya akrab disapa Pheyy.

Kabar meninggalnya Ferry dengan cepat menyebar di media sosial dan grup percakapan warga.

Baca juga: Pheyy, Korban Penikaman di Depan Jumbo Pasar Swalayan Manado Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Berbagai ucapan belasungkawa pun mengalir sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

Banyak sahabat mengenang Ferry sebagai pribadi yang baik, ramah, dan selalu siap membantu sesama.

Insiden yang merenggut nyawanya terjadi di kawasan depan Jumbo Pasar Swalayan, salah satu lokasi yang cukup ramai di pusat Kota Manado.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto.

“Benar terjadi penikaman di depan Jumbo,” ujar Elwin saat dikonfirmasi via telepon oleh Tribun Manado.

Kata Elwin satu korban mengalami luka akibat senjata tajam dan mendapatkan penanganan medis.

Setelah kejadian, dua terduga pelaku diketahui telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian dan kini menjalani proses hukum.

Namun, Pheyy korban penikaman yang terjadi di depan Jumbo Pasar Swalayan akhirnya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit, Sabtu (6/6/2026).

Korban bernama Ferry Maweru atau akrab disapa Maweru Pheyy ditikam oleh dua orang pelaku yang sudah menyerahkan diri ke Polresta Manado.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto mengatakan korban mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam dan segera dilarikan ke rumah sakit oleh warga serta petugas yang berada di lokasi.

“Meski tim medis telah berupaya memberikan penanganan maksimal, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” tuturnya.

Kata Kasat, kedua terduga pelaku berjumlah dua orang saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polresta Manado.

Menurut Kasat Elwin, pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penikaman tersebut telah menyerahkan diri ke Polresta Manado.

“Barusan dapat info pelaku sudah menyerahkan diri,” ungkapnya.

Penyelidikan masih mengalami keterangan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian.

“Kita masih mendalami kasus ini yang pasti para pelaku sudah diamankan,” tandasnya.

Kejadian ini sempat menghebohkan warga dan pengunjung pasar swalayan yang berada di sekitar lokasi.

Pasalnya aksi para pelaku dilakukan di muka umum yang langsung disaksikan para pengunjung pasar.

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.