Berkonflik dengan Mantan Istri, Ruben Onsu Cemaskan Kondisi Kedua Putrinya Diasuh Sarwendah
yohanes anton kurniawan June 06, 2026 02:42 PM

- Polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Setelah sebelumnya ramai soal nafkah anak dan pembagian aset pasca perceraian, kini perselisihan keduanya kembali melebar ke persoalan akses bertemu anak.

Ruben Onsu mengaku kesulitan untuk bertemu kedua putrinya yang saat ini tinggal bersama Sarwendah.

Ia merasa keinginannya untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak belum berjalan sebagaimana mestinya sejak perceraian.

Menurut Ruben, yang selama ini ia perjuangkan bukanlah persoalan harta maupun polemik lainnya.

Ia hanya ingin memiliki kesempatan untuk bertemu, bermain, dan melepas rindu dengan kedua putrinya.

Namun, pembahasan mengenai nafkah anak justru terus menjadi sorotan di tengah konflik yang berlangsung.

Ruben juga mengaku sangat merindukan kedua buah hatinya.

Bahkan, ia menyebut rasa rindunya begitu besar hingga hanya bisa dipendam dan disampaikan melalui doa.

Baginya, kerinduan terhadap anak-anak menjadi hal yang paling berat selama konflik dengan mantan istrinya belum menemukan titik terang.

Di tengah situasi tersebut, Ruben mengaku kepercayaan dirinya mulai berkurang.

"Kalau lu tanya gue, sekarang ini dengan adanya video-video yang keluar itu, gue banyak enggak percaya dirinya ketemu keluar. Padahal gue sering ke sana. Tapi sekarang lebih enggak percaya dirinya tuh kuat banget," aku Ruben, dikutip dari YouTube TRANS TV Official, Sabtu (6/6/2026).

Ia merasa tidak lagi sebebas dulu untuk hadir di berbagai momen yang berkaitan dengan anak-anaknya.

Padahal sebelumnya, Ruben mengaku sering terlibat dalam aktivitas maupun acara yang diikuti kedua putrinya.

Selain merindukan anak-anaknya, Ruben juga mulai mencemaskan kondisi kedua putrinya yang kini diasuh Sarwendah.

Ia mengaku khawatir dengan banyaknya pihak luar yang ikut campur dan memberikan komentar mengenai konflik yang sedang terjadi.

Menurut Ruben, persoalan antara dirinya dan Sarwendah seharusnya cukup diselesaikan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

"Maksud saya, untuk orang-orang yang tidak berkepentingan, itu udah dulu gitu. Jangan terus akhirnya menyudutkan, memberikan kata-kata yang kurang pantas."

"Karena akhirnya saya berpikir, bagaimana anak saya harus dibesarkan dengan lingkungan yang seperti itu?" sesal Ruben.

Ia menilai campur tangan orang lain justru berpotensi memperkeruh suasana dan dapat berdampak pada tumbuh kembang anak-anak mereka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.