Janda Tega Buang Bayi Laki-laki dalam Tas Belanja, Korban Anak Kelima
Kiki Novilia June 06, 2026 04:39 PM

Tribunlampung.co.id, Pati - Janda berinsial AI (35) diringkus polisi setelah membuang bayi laki-lakinya dalam tas belanja di Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. 

Pelaku yang merupakan ibu kandung sang bayi ditangkap saat berada di sekitar SMA Negeri 1 Juwana pada Jumat (5/6/2026) siang.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, menjelaskan penangkapan dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sejumlah keterangan dan bukti yang mengarah kepada pelaku.

"Statusnya janda anak empat. Bayi yang dibuang ini anak kelima," kata Kompol Dika saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Pati, dikutip dari TribunJateng pada Jumat (5/6/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan berstatus janda.

Baca juga: Penemuan Bayi Dalam Tas Belanja Gegerkan Warga Pati, Polisi Selidiki Pelaku

Polisi menyebut perempuan tersebut telah memiliki empat anak yang saat ini masih menempuh pendidikan di berbagai jenjang sekolah, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Meski pelaku telah diamankan, penyidik masih terus mendalami motif di balik dugaan penelantaran bayi tersebut.

Menurut Kompol Dika, pemeriksaan dilakukan secara intensif oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) karena pelaku belum memberikan banyak keterangan, termasuk terkait identitas ayah biologis bayi.

"Saat ini masih didalami oleh penyidik dari PPA terkait motif dari pelaku. Sampai saat ini (pelaku) masih diinterogasi dan pelaku masih bungkam terkait hal tersebut (siapa ayah biologis bayi-red.)," jelasnya.

Wagini Syok Temukan Bayi

Sebelumnya seorang warga bernama Wagini (43) syok mendapati bayi laki-laki dalam sebuah tas belanja di gang Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (1/6/2026) siang.

Pada saat itu, Wagini sedang berjalan menuju rumah Ketua RT untuk mengambil barang belanjaan. Dalam perjalanan, ia melihat sebuah tas belanja berbahan kain berwarna biru dongker yang tergeletak di lorong dekat rumahnya.

Karena merasa curiga dengan keberadaan tas tersebut, Wagini tidak berani memeriksanya sendirian. Ia kemudian meminta bantuan warga lain, Tian Anggara Raharja (35), untuk bersama-sama mengecek isi tas tersebut.

Keduanya sontak terkejut setelah membuka tas dan menemukan seorang bayi laki-laki berada di dalamnya. 

Saat ditemukan, bayi laki-laki tersebut masih bernapas dan ari-arinya masih menempel, menandakan ia diduga baru beberapa saat dilahirkan sebelum ditinggalkan.

Mereka kemudian segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT setempat.

Kapolsek Juwana, AKP Mudofar, mengatakan bahwa setelah bayi ditemukan, warga langsung berkoordinasi dengan bidan desa guna memberikan penanganan awal sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.

Bayi tersebut kemudian dievakuasi ke Puskesmas Juwana untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, laporan terkait penemuan bayi langsung diteruskan ke pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Juwana, bayi laki-laki tersebut memiliki berat badan 3,8 kilogram dengan panjang tubuh 50 sentimeter.

Kondisinya dinyatakan stabil dan tidak ditemukan gangguan kesehatan yang membahayakan.

"Saat ini bayi masih menjalani perawatan di Puskesmas Juwana dan kondisinya dalam keadaan sehat," ujar AKP Mudofar, dikutip dari TribunJateng, Selasa (2/6/2026).

Saat ini, jajaran Polsek Juwana bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Pati masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna menelusuri identitas orang tua maupun pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu proses penyelidikan.

Warga yang memiliki informasi terkait aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi sebelum bayi ditemukan diminta segera melapor kepada aparat kepolisian.

Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus penemuan bayi yang menghebohkan warga Desa Growong Kidul tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.