Minyak Goreng Lain Kurang Diminati, Pedagang Pasar Raya Padang Sesuaikan Harga MinyaKita Rp17.000
Rezi Azwar June 06, 2026 06:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Minyak goreng merek MinyaKita jadi pilihan utama sebagian masyarakat di Kota Padang, Sumatera Barat.

Terpantau penjualannya laris di Pasar Raya, Kampung Jawa, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

Keterangan ini disampaikan oleh sejumlah pedagang dan pembeli di Pasar Raya Padang saat ditemui TribunPadang.com, Sabtu (6/6/2026).

Salah satu pedagang, Ida Sumarni, mengatakan MinyaKita menjadi paling laris di pasaran.

Sebab, harganya terjangkau dibandingkan minyak goreng curah maupun merek lainnya. Selain itu, masyarakat juga menyukai kualitasnya.

Baca juga: Padang Dilanda Cuaca Panas, BPBD Minta Warga Waspada Karhutla dan Tak Buka Kebun dengan Membakar

"Harganya murah dari yang lain, saya juga pakai, kualitasnya juga bagus. Makanya, lebih laris dari yang lain," kata Ida memberikan keterangan.

Meski sering dicari, namun Ida menyebut harus menaikan harga Rp1.000 lantaran minyak goreng merek lainnya tidak diminati.

Untuk saat ini, rata-rata penjualan pedagang untuk MinyaKita Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.

"Saya jual Rp17.000, masih wajar, kadang karena masyarakat hanya beli MinyaKita, yang lainnya tidak laku. Untuk menyesuaikan itu, makanya dinaikan Rp.1000 dari Rp16.000 per liter," jelasnya.

Pedagang lainnya bernama Wula juga menyebut MinyaKita memang lebih laris dibandingkan minyak goreng merek lainnya.

Baca juga: Update Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Raya Padang: Tembus Rp21.000 per Liter

Alasan lebih laris, disebabkan harganya yang lebih miring. Bahkan, perbedaan dengan minyak goreng curah mencapai Rp5.000 hinggs Rp6.000 per liter.

"Kalau yang paling laku MinyaKita, karena yang lain di atas Rp20.000. Minyak goreng curah Rp21.000 hingga Rp22.000 per liter, sedangkan Sari Murni Rp23.000, makanya lebih banyak yang beli MinyaKita," ujarnya.

Masyarakat, Yulia mengaku memang lebih tertarik membeli MinyaKita dengan alasan harga lebih terjangkau.

Selain itu, untuk kualitas saat penggorengan tidak jauh berbeda dengan minyak goreng lainnya.

Baca juga: HET Bakal Naik, Pedagang Pasar Raya Padang Tetap Jual MinyaKita Rp16.000 per Liter

"Dengan pertimbangan itu, makanya beli yang murah, kualitas juga bagus dan kemasan praktis, apalagi ekonomi sekarang sulit," terangnya.

Ia berharap, harga minyak goreng tersebut dapat stabil di pasaran. Bahkan ia meminta pemerintah bisa menurunkan harganya dari saat ini.

Menurutnya, apabila pemerintah menaikan harga minyak goreng, akan membuat masyarakat kesusahan.

"Jadi kalau bisa harganya tetap seperti ini, bisa dijangkau masyarakat, kalau bisa lebih murah lagi," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.