Jawa Tengah Jadi Bidikan Health Tourism Malaysia
rival al manaf June 06, 2026 09:14 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang dilirik sektor wisata kesehatan (health tourism) Malaysia. 

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan medical check up, konsultasi spesialis, hingga second opinion mendorong rumah sakit-rumah sakit Malaysia memperluas layanan informasi bagi calon pasien asal Indonesia.

Salah satunya dilakukan Sunway Medical Centre Kuala Lumpur yang memperkuat kehadirannya di Semarang untuk memudahkan masyarakat Jawa Tengah memperoleh akses informasi layanan kesehatan internasional.

Baca juga: Kemenag Jateng Sebut Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Karangawen Demak Bukan Terjadi di Ponpes

Baca juga: Siapkan Lulusan Kompeten,141 Mahasiswa KPI UIN Walisongo Uji Kompetensi Lewat 11 Skema Profesional

Perwakilan Sunway Medical Centre dari Department of International Business Development, M Taufiq, mengatakan pasien asal Indonesia masih menjadi salah satu kelompok terbesar pasien internasional yang datang ke rumah sakit tersebut.

Menurutnya, pasien Indonesia yang berobat ke Sunway umumnya mencari layanan penanganan kanker, ortopedi, jantung, hingga neurologi.

"Rata-rata pasien dari Indonesia datang untuk penyakit kanker, ortopedi, jantung, dan neurologi. Kami juga memiliki layanan kesehatan wanita dan anak yang cukup lengkap dengan dukungan subspesialis," ujarnya di Semarang, Sabtu (6/6/2026).

Taufiq menyebut Sunway Medical Centre saat ini memiliki lebih dari 300 dokter spesialis dan subspesialis dalam satu rumah sakit.

Menurutnya, model layanan berbasis subspesialis menjadi salah satu alasan pasien internasional memilih berobat ke rumah sakit tersebut.

Sebagai contoh, dokter spesialis anak tidak hanya menangani kasus umum, melainkan memiliki fokus khusus seperti kanker anak, penyakit jantung anak, hingga gangguan THT pada anak.

"Jadi dokter-dokter kami memang lebih spesifik sesuai bidang masing-masing sehingga penanganan bisa lebih mendalam," katanya.

Selain layanan kesehatan, Sunway Medical Centre berada di kawasan terpadu Sunway City Kuala Lumpur yang mencakup rumah sakit, hotel, pusat perbelanjaan, universitas, hingga taman hiburan dalam satu kawasan.

Medical Partner Wilayah Jawa Tengah sekaligus Founder SOMEC, Christian Triswanto, mengatakan minat masyarakat Indonesia untuk berobat ke Malaysia sudah berlangsung cukup lama.

Menurutnya, faktor kedekatan budaya, bahasa, serta kemudahan akses menjadi beberapa pertimbangan masyarakat ketika mencari layanan kesehatan di luar negeri.

"Kalau bicara animo sebenarnya dari dulu sudah tinggi. Awalnya orang ke Kuala Lumpur mungkin untuk wisata, tetapi sekarang banyak yang sekalian melakukan medical check up atau mencari second opinion," ujarnya.

Christian menegaskan keberadaan layanan informasi tersebut bukan untuk menggantikan layanan kesehatan yang ada di Indonesia.

Menurutnya, rumah sakit di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, telah memiliki kualitas yang baik. 

Namun sebagian pasien dan keluarga tetap membutuhkan referensi tambahan sebelum menentukan langkah pengobatan.

"Sebenarnya layanan kesehatan di Indonesia juga bagus. Tetapi ada pasien atau keluarga yang ingin mencari second opinion. Kami hadir untuk membantu memberikan informasi yang benar sehingga mereka bisa mengambil keputusan dengan tenang," katanya.

Melihat tingginya kebutuhan layanan informasi tersebut, Sunway Medical Centre merelokasi kantor perwakilannya di Semarang ke lokasi yang lebih strategis.

Kantor perwakilan tersebut berada di Jalan MT Haryono Nomor 864-866, Ruko Bangkok Plaza B08, Petompon, Semarang.

Kantor tersebut berfungsi sebagai pusat informasi, konsultasi awal, pengaturan janji temu, layanan second opinion, telekonsultasi, hingga pendampingan pasien yang akan menjalani pengobatan di Kuala Lumpur.

Sunway Medical Centre juga menyediakan layanan evakuasi medis internasional bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan di Malaysia.

"Kehadiran kantor perwakilan ini diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia untuk memperoleh akses layanan kesehatan internasional yang lebih mudah, cepat, dan terpercaya," demikian keterangan resmi Sunway Medical Centre.

Langkah tersebut menunjukkan Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang dipandang potensial dalam pengembangan layanan wisata kesehatan Malaysia, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses informasi kesehatan lintas negara dan layanan second opinion. (Rad)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.