Pengakuan Dua Pelaku Penikaman di Pasar 45 Manado, Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi
Gryfid Talumedun June 06, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua pelaku kasus penikaman yang terjadi di kawasan Pasar 45 tepatnya di depan Jumbo Pasar Swalayan Kota Manado, pada Sabtu (6/6/2026) akhirnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Kedua pelaku penikaman berinisial BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23) ini menyerahkan diri ke Polresta Manado setelah melakukan penikaman kepada Pheyy.

Kedua pelaku mengaku memilih datang dan menyerahkan diri karena takut ditembak saat proses pengejaran oleh tim Resmob Polresta Manado.

Pengakuan tersebut disampaikan saat keduanya menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Bombi dan Nelson Nekat Lakukan Penikaman pada Pheyy di Depan Jumbo Manado

“Kami memilih menyerahkan diri karena takut ditembak polisi di kaki jadi lebih baik menyerahkan diri,” tutur salah satu pelaku.

Para pelaku mengakui langsung membawa barang bukti yang digunakan untuk melakukan penikaman.

“Kita langsung bawa pisau,” jelas pelaku.

Menurut kedua pelaku apa yang mereka lakukan adalah hal yang salah sehingga mereka memilih menyerahkan diri.

“Kita rasa bersalah sehingga kita ingin menyerahkan diri.” tutup pelaku.

Menurut Kasat, awalnya kedua pelaku sedang membawa angkutan umum (mikro) kemudian dicegat oleh korban dan langsung melakukan menganiaya kepada pelaku dengan cara memukul wajah pelaku.

Akibat hal tersebut pelaku kembali pulang kemudian korban menghubungi pelaku untuk kembali ke TKP dengan tujuan menyelesaikan masalah untuk damai.

Namun saat kedua pelaku kembali ke TKP korban langsung menyerang menggunakan senjata tajam jenis pisau ke arah salah satu pelaku namun berhasil ditangkis dan kemudian kedua pelaku langsung membalas menikam korban berulang-ulang kali.

“Hal ini berdasarkan pengakuan kedua pelaku saat dilakukan pemeriksaan,” tutur Kasat.

Kata Kasat, setelah melakukan penikaman kedua pelaku langsung datang dan menyerahkan diri ke Polresta Manado.

“Mereka juga membawa senjata tajam yang dipakai untuk melakukan penikaman,” jelasnya.

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.