SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dunia ASN di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), berduka. Widya Riskyanti (28), staf Kantor Pertanahan Kota Surabaya II, dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari akibat menjadi korban penjambretan di Jalan Kusuma Bangsa, Genteng, Kota Surabaya pada Selasa (2/6/2026).
Kepergian Widya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga.
Di mata sang ibunda, Isnaini Budiarti (53), Widya merupakan sosok anak yang pendiam dan sangat berbakti.
Sepulang bekerja, almarhumah lebih memilih menghabiskan waktu di rumah bersama kedua adiknya.
Baca juga: Kronologi ASN Wanita Surabaya Tergeletak di Jalan Kusuma Bangsa, Diduga Korban Jambret
Sejak ayahnya meninggal dunia setahun lalu, Widya memikul tanggung jawab besar sebagai tulang punggung keluarga.
Ia bekerja gigih untuk membiayai kebutuhan sang ibu serta pendidikan kedua adiknya.
Kakak sulung korban, Irma Muslika (33), mengungkapkan bahwa Widya bahkan rela menunda rencana pernikahan demi memastikan adik-adiknya menyelesaikan pendidikan sekolah.
"Dia bilang tidak mau menikah sebelum adik-adik selesai sekolah," ungkap Irma dengan nada haru saat ditemui SURYA.co.id di Rusunawa Indrapura, Sabtu (6/6/2026).
Sebelum musibah terjadi, tidak ada firasat buruk yang dirasakan keluarga.
Namun, Widya sempat meminta sang ibu memasakkan makanan kesukaannya berupa perkedel dan kotokan daging pada akhir pekan sebelum kejadian.
Baca juga: ASN Wanita Surabaya Tewas Usai Dijambret di Jalan Kusuma Bangsa, 4 Hari Koma
Peristiwa nahas yang menimpa Widya bermula saat ia melintas di belakang gedung Mal Grand City pada Selasa sore.
Korban ditemukan tergeletak di jalan dengan seragam Korpri, yang sempat diduga warga sebagai kecelakaan lalu lintas biasa, sebelum akhirnya terkonfirmasi sebagai tindak kejahatan.
Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, membenarkan bahwa korban meninggal dunia setelah berjuang melawan masa kritis di rumah sakit.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan terus berjalan.
"Mohon waktu, nanti akan kami sampaikan," ujar Iptu Vian terkait progres pengejaran pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran intensif oleh personel Polsek Genteng.
Kepergian Widya Riskyanti meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sekaligus pengingat akan pentingnya keamanan jalan raya bagi masyarakat Surabaya.