SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ribuan pelari dari berbagai daerah bersiap memadati jalanan Kota Pahlawan dalam ajang lari bergengsi Suroboyo 10K pada Minggu (7/6/2026).
Kolaborasi Harian Kompas dengan Bank BJB ini, sukses menarik antusiasme tinggi masyarakat, mulai dari komunitas lokal hingga pelari luar provinsi.
Sehari sebelum balapan dimulai, suasana ramai sudah terasa di lokasi pengambilan paket lomba (race pack) di Pos Bloc Surabaya pada Sabtu (6/6/2026).
Para peserta tampak bersemangat mempersiapkan fisik dan mental demi menaklukkan rute sepanjang 10 kilometer tersebut.
Salah satu peserta yang antusias menyambut ajang ini adalah Yunita, pelari asal Rembang, Jawa Tengah (Jateng). Ia sengaja menempuh perjalanan jauh ke Surabaya dengan target besar: memecahkan rekor waktu pribadi atau personal best (PB) di kategori 10 kilometer.
Sebelumnya, Yunita pernah mencatatkan waktu 52 menit untuk kategori 10K saat mengikuti ajang informal Virgin Half Marathon.
Kini, melalui event resmi Suroboyo 10K, Yunita ingin catatan waktunya diakui secara sah di lintasan resmi.
"Saya pernah ikut Virgin Half Marathon dan untuk 10K dapat waktu 52 menit. Makanya sekarang ingin ikut yang official supaya catatannya sah. Target saya tentu bisa PB di bawah waktu itu," ujar Yunita saat ditemui SURYA.co.id di Pos Bloc Surabaya, Sabtu (6/6/2026).
Menghadapi tantangan cuaca Surabaya yang terkenal cukup panas dan lembap, Yunita telah menyiapkan fisik serta mental secara matang.
Ia menekankan pentingnya menjaga kebugaran tubuh sebelum hari pelaksanaan, agar tidak mengalami dehidrasi atau kelelahan ekstrem.
Berikut adalah beberapa poin persiapan utama yang dilakukan Yunita menghadapi perlombaan:
Selain fisik, Yunita juga merancang strategi taktis dalam mengatur ritme lari (pace). Langkah ini krusial, agar staminanya tidak habis di awal lintasan akibat terbawa euforia ribuan pelari lainnya.
"Kalau saya, di kilometer pertama sampai 2 atau 3 kilometer awal harus menjaga diri supaya tidak terlalu menggebu. Biasanya banyak pelari terbawa euforia di awal. Saya ingin santai dulu, tapi finish strong," ungkapnya menambahkan.
Ia juga mengaku cukup waspada dengan perbedaan elevasi rute dan suhu udara Surabaya, dibandingkan dengan daerah asalnya di Jawa Tengah.
Lomba lari jalan raya Suroboyo 10K dijadwalkan memulai start tepat pada pukul 05.00 WIB pada hari Minggu (7/6/2026).
Titik start dan finis perlombaan ini dipusatkan di pelataran Balai Kota Surabaya, Jalan Wali Kota Mustajab.
Para pelari diimbau untuk datang lebih awal, guna melakukan pemanasan demi menghindari cedera selama melintasi rute ikonik Kota Surabaya.