Panen Manis BumDes Pacellekang Gowa Berkat Program Desa BRIlian
Alfian June 07, 2026 03:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Tawa riang bersahut-sahutan dari murid SD terdengar nyaring.

Dengan seragam coklat pramuka, murid SD ini sedang bermain, berlarian di lapangan Desa Pacellekang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 10.00 wita.

“Mau kemana om?,” tanya salah satu murid perempuan saat melihat penulis sedang berjalan membela kerumunan mereka yang sedang asyik kejar-kejaran.

“Dimana itu budidaya lobster?,” balik penulis bertanya lalu dengan gerakan serentak sekitar lima murid SD ini menunjuk ke lahan dengan kisaran lebar 30 meter  berpagar sebelah kanan sekolahnya.

Di atas gerbang lahan itu terpasang spanduk betuliskan ‘Destinasi Wisata Terpadu Pacellekang.’

Dari balik pintu gerbang yang sedang terkunci rapat, terlihat ada kolam budidaya lobster dan juga bangunan yang belakangan diketahui penulis merupakan kafe dan resto.

20260607 Desa Wisata Pacellekang Gowa
DESA BRILIAN - Kunjungan sejumlah pihak ke Destinasi Wisata budidaya lobster air tawar yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Desa Pacellekang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, beberapa waktu lalu. Desa Pacellekang mendapat penghargaan 10 desa terbaik program Desa BRIlian tahun 2023.

Destinasi Wisata tersebut merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Bumi Pacellekang Sejahtera.

BumDes tersebut berada di bawah naungan Pemerintah Desa Pacellekang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa.

Baca juga: Hindari Jebakan Pinjol Ilegal, BRI Hadir Edukasi Petani Jagung Takalar Manfaatkan Bantuan KUR

Jarak Desa Pacellekang dari Kota Makassar, ibukota Sulawesi Selatan sekitar 16 Km dengan jarak tempuh dengan menggunakan sepeda motor 32 menit.

BumDes Bumi Paccelekang Sejahtera melalui unit usahanya budidaya lobster air tawar membawa Desa Pacellekang menyabet penghargaan 10 desa terbaik se-Indonesia program Desa BRIlian tahun 2023.

Direktur BumDes Bumi Pacellekang Sejahtera, Sawaluddin Dg Bate, yang ditemui menyebut setelah mendapat penghargaan itu, banyak pihak yang terus berdatangan untuk studi banding.

“Ada dari Jawa itu dari Asosiasi Bumdes Se-Indonesia datang belajar dan beri pelatihan di sini, dari desa lain juga banyak ada dari Luwu Timur dan Gowa juga. Sampai kampus-kampus seperti Unhas itu juga riset di sini,” ucapnya.

Dg Bate sapaan akrabnya mengaku impact dari status Desa BRIlian begitu terasa hingga saat ini, meski sudah berjalan hampir tiga tahun lamanya semenjak mendapat penghargaan dan sebagai binaan.

lihat foto
Infografis Desa BRIlian

Program Desa BRILiaN diselenggarakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) sejak 2020. 

Program inkubasi desa ini bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa, melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul, serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s).

Berkah BRI

Jauh sebelum berada di titik keberhasilan hingga menjadi desa terbaik program Desa BRILian, Bumi Paccelekang Sejahtera mengalami jatuh bangun.

Budidaya lobster air tawar bukanlah lini usaha pertama dari BumDes Pacellekang.

Terbentuk pada tahun 2016, BumDes milik Desa Pacellekang ini mencoba berbagai bentuk usaha diantaranya Pertamini dan agen BRIlink.

Khusus agen BRIlink dimulai dua tahun setelah terbentuknya BumDes dan tercatat sebagai agen BRIlink pertama di Desa Pacellekang dengan nomor agen 002/6102/70209624.

“Dulu orang itu sulit mau transfer, tarik uang kalau ke bank langsung. Jadi waktu ada tawaran jadi agen BRIlink, BumDes itu tertarik apalagi kami jadi yang pertama,” ucap Supriasari sebagai pengelola agen BRIlink yang juga bendahara BumDes Bumi Pacellekang Sejahtera.

Di tahun-tahun awal kehadirannya, agen BRIlink BumDes Bumi Pacellekang Sejahtera melayani lebih dari 50 nasabah per hari.

Dari perputaran transaksi dan keuntungan lewat agen BRIlink inilah kemudian digunakan untuk memodali unit usaha lainnya.

Tahun 2021 BumDes Pacellekang memulai usaha budidaya lobster air tawar yang kini menjadi unit usaha andalannya.

Meski mendapat suntikan dana desa, kelangsungan budidaya lobster air tawar milik BumDes Pacellekang sulit berkembang tanpa adanya bantuan dari pihak lainnya.

Pengembangannya terbilang stagnan, bukan hanya persoalan pendanaan tapi juga tata kelola hingga pemasaran.

Sehingga pengelola BumDes pun berinisiatif mengikuti program Desa BRIlian pada tahun 2022.

Menjadi salah satu binaan BRI melalui program Desa BRIlian ini, Desa Pacellakang terkhusus BumDes Bumi Paccelekang Sejahtera mendapat berbagai pelatihan.

"Dari pelatihan pelaporan keuangan, marketing dan ilmu-ilmu perbankan sampai pengembangan agen BRIlink itu kami dapat," kata Alauddin Dg Ngewa sebagai Kepala Unit budidaya lobster BumDes Bumi Paccelekang Sejahtera.

Di Desa Pacellekang, kehadiran Mantri BRI melalui program Pojok Mantri Desa (PMD) juga sangat dirasakan manfaatnya.

Alauddin menerangkan Mantri BRI giat mengedukasi warga tentang produk dan layanan mikro BRI, mulai dari Tabungan BRI Simpedes, Kupedes, KUR Mikro BRI hingga penggunaan BRImo, 

“Di sini kan mayoritas petani, BRI kan banyak KUR-nya jadi kehadiran Mantri BRI ini sangat membantu dalam sosialisasi, Banyak petani terbantu bisa mengakses bantuan KUR," ungkapnya.

Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar, Iwan Suprianto, menerangkan jika program Desa BRIlian merupakan bagian dari komitmen BRI memberdayakan masyarakat,

Lewat program Desa BRIlian ini memang bertujuan memiliki dampak langsung dalam penguatan ekosistem ekonomi di pedesaan.

"Bukti nyata BRI mendukung dan hadir dalam pemberdayaan masyarakat desa lewat berbagai program. Harapannya, Harapannya juga mereka suatu saat bisa naik kelas menjadi mungkin menjadi unvisible tapi bankable,” ucap Iwan Suprianto.

lihat foto
Infograsi Desa BRIlian

BumDes Terus Berkembang

Sawaluddin Dg Bate, selaku Direktur BumDes Bumi Pacellekang Sejahtera mengaku perkembangan lini usaha milik desa Paccelekang tak terlepas dari bantuan BRI.

Di lini usaha budidaya lobster air tawar, Desa Pacellekang sudah menjadi mitra dan penyuplai bibit hingga indukan ke berbagai wilayah.

"Kami sudah kerja sama juga itu sebagai penyuplai sampai di Jayapura, Sebelumnya ada empat Bumdes dari Luwu Timur juga sudah jadi mitra kami," kata Sawaluddin.

Secara omzet, budidaya lobster air tawar Pacellekang ini bisa meraup hingga ratusan juta rupiah.

"Yah meskipun biaya operasionalnya masih terbilang tinggi tapi alhamudillah adalah pemasukan untuk desa," ungkapnya.

Selain pemasukan untuk dana desa, hadirnya budidaya lobster air tawar juga ini menjadi berkah bagi masyarakat dan pengelola.

Sawaluddin menyebut saat ini ada 5 orang yang bertugas sebagai pengelola budidaya lobster air tawar dan mendapat gaji bulanan.

Selain itu, ada puluhan kelompok masyarakat yang dibina BUMDes Bumi Pacellekang Sejahtera dalam budi daya lobster air tawar.

Kini Bumdes Bumi Paccelekang Sejahtera mencoba merambah usaha lain.

Seperti menghadirkan kafe dan resto yang terletak di kawasan budidaya lobster.

20260607 Kafe Pacellekang
DESA BRILIAN - Kunjungan sejumlah pihak ke Destinasi Wisata budidaya lobster air tawar yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Desa Pacellekang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, beberapa waktu lalu. Desa Pacellekang mendapat penghargaan 10 desa terbaik program Desa BRIlian tahun 2023.

Kemudian usaha ayam petelur hingga pengangkutan sampah.

"Artinya program-program yang kami dapatkan termasuk dari Desa BRIlian ini sangat bermanfaat, ini bisa jadi contoh baik untuk desa lain saya kira," tutup Sawaluddin.

Dilansir dari laman resmi BRI, sepanjang 2025, lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia telah menjadi bagian dari program Desa BRIlian.

Tahun 2026 ini, BRI kembali menghadirkan program Desa BRIlian dengan mengusung tema “Desa 5.0: Sinergi Teknologi dan Human-Centered Leadership dalam Membangun Future Village Ecosystem yang Berdaya serta Berkelanjutan” sebagai upaya mendorong transformasi desa melalui penguatan inovasi, teknologi, dan kapasitas masyarakat desa.(*)

 

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.