Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak orang baru menyadari ada masalah pada mulutnya ketika gigi mulai goyang, terasa ngilu saat makan, atau bahkan tanggal satu per satu.
Padahal, kerusakan tersebut sering kali tidak dimulai dari gigi.
Masalahnya justru berawal dari gusi yang selama ini kurang diperhatikan.
Baca juga: Belajar dari Pengalaman Pribadi, Dion Wiyoko Pastikan Anaknya Sadar Kesehatan Gusi Penting
Berbeda dengan sakit gigi yang biasanya langsung terasa mengganggu, penyakit gusi berkembang perlahan. Gejalanya ringan di awal sehingga sering diabaikan.
Akibatnya, banyak pasien datang saat kondisi sudah memasuki tahap lanjut dan membutuhkan penanganan lebih kompleks.
Dokter Gigi Spesialis Periodonsia dari Audy Dental, drg. Ines Augustina Sumbayak, Sp.Perio mengatakan, penyakit gusi memiliki tahapan yang berkembang perlahan dan sering tidak disadari penderitanya.
Sebagian orang menganggap perdarahan saat menyikat gigi adalah hal biasa.
Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal adanya peradangan pada gusi.
Tahap awal gangguan gusi dikenal sebagai gingivitis atau radang gusi.
Baca juga: Jenis Makanan Ini Diam-diam Bisa Mengganggu Kesehatan Gigi dan Gusi
“Gejala awalnya seperti apa, yaitu mulai ada perdarahan pada gusinya. Misalnya pada saat menyikat gigi, itu mulai ada perdarahan,” ujar drg. Ines pada konferensi pers Pepsodent Gum ExpertLab: Event Berbasis Sains Pertama di Indonesia di Central Park Jakarta Barat, Jumat (5/6/2026).
Selain perdarahan, beberapa tanda awal yang sering muncul antara lain:
- gusi tampak lebih merah,
- mulai membengkak,
- muncul rasa panas atau tidak nyaman,
- nyeri ringan di area gusi,
- mulut terasa kurang nyaman saat makan.
Karena gejalanya tidak selalu menimbulkan rasa sakit berat, banyak orang memilih menunda pemeriksaan.
Padahal, peradangan yang terus berlangsung dapat berkembang lebih jauh.
Saat Kerusakan Sudah Masuk ke Tulang Penyangga Gigi
Jika tidak dirawat, gingivitis dapat berubah menjadi periodontitis.
Pada fase ini, kerusakan tidak lagi hanya terjadi pada jaringan gusi.
Peradangan sudah mencapai jaringan penyangga dan tulang yang menopang gigi.
“Nah, periodontitis itu sendiri apa? Tahapan lanjut dari kerusakan atau peradaman busi yang sudah mencapai bagian tulang-tulang tengah-tengah giginya tersebut,” jelasnya.
Ketika tulang penyangga mulai rusak, keluhan yang muncul biasanya semakin terasa.
Mulai dari:
- gigi goyang,
- gigi terasa sensitif atau ngilu,
- muncul celah antar gigi,
- posisi gigi mulai bergeser,
- hingga gigi tanggal.
Banyak pasien mengira gigi tanggal terjadi mendadak.
Padahal sebenarnya ada proses panjang yang terjadi sebelumnya.
Mengapa Perawatan Gusi Berat Bisa Lebih Mahal?
Menurut drg. Ines, salah satu alasan biaya perawatan meningkat adalah karena kerusakan yang terjadi sudah lebih luas.
Perawatan tahap awal umumnya lebih sederhana dibanding ketika kerusakan sudah mencapai jaringan tulang.
Akibatnya, pasien sering merasa biaya perawatan menjadi jauh lebih besar.
Padahal, kondisi tersebut muncul karena masalah berkembang terlalu lama tanpa penanganan.
Dokter menggambarkan hubungan gusi dan gigi seperti rumah dan fondasinya.
Kalau fondasi melemah, bagian di atasnya ikut terdampak.
Karena itu, menjaga kesehatan gusi bukan sekadar soal penampilan.
Tetapi juga mempertahankan fungsi gigi agar tetap kuat dalam jangka panjang
--