BANJARMASINPOST.CO.ID - Max Allegri masih belum berhasil menegosiasikan kesepakatan untuk mengakhiri kontraknya dengan AC Milan.
Sehingga Napoli mulai kesal dan dilaporkan telah menetapkan tenggat waktu.
AC Milan memecat Allegri sehari setelah ia gagal lolos ke Liga Champions.
Juga memecat CEO Giorgio Furlani, direktur olahraga Igli Tare, serta direktur teknik Geoffrey Moncada.
Namun, sang pelatih masih terikat kontrak hingga Juni 2027.
Baca juga: Jam Tayang Race Jadwal Moto3 MotoGP Hungaria 2026 Siaran Live Trans7-SPOTV, Veda Pratama Start 9!
Harus mengakhiri kontrak tersebut dengan persetujuan bersama sebelum dapat menerima pekerjaan baru di Napoli.
Hal itu terbukti lebih sulit dari yang diperkirakan.
Karena setelah laporan tentang perselisihan hukum dikesampingkan.
Tampaknya klub dan pelatih siap untuk berjabat tangan di awal pekan ini.
Sebaliknya, prosesnya berlarut-larut, dengan Calciomercato menyebutkan bahwa poin permasalahannya adalah Allegri menginginkan €2 juta untuk dirinya sendiri agar dapat mengakhiri kontrak lebih awal.
Ditambah €3 juta lagi untuk membayar pesangon stafnya.
Pemilik RedBird, Gerry Cardinale, menolak membayar begitu banyak untuk memecat staf pelatih yang ia hentikan karena gagal mencapai tujuan mereka.target.
Sport Mediaset mengklaim bahwa Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, semakin kesal dengan situasi tersebut, dan menetapkan tenggat waktu tujuh hari dari sekarang.
Jika masalah tersebut tidak terselesaikan hingga saat itu, ia bisa mengancam untuk mencari pelatih potensial lain di Stadio Diego Armando Maradona.
Bintang AC Milan, Rafael Leao, kehilangan kendali saat pertandingan persahabatan Portugal melawan Chili ketika ia diusir dari lapangan karena memukul Ivan Roman di wajah.
Insiden itu terjadi sesaat sebelum jeda babak pertama dalam pertandingan di Oeiras, sebuah laga pemanasan untuk Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko.
Leao masuk dalam starting XI, yang sebelumnya tidak terjadi dalam beberapa pertandingan Milan terakhir karena ia diskors atau dicadangkan oleh pelatih Max Allegri.
Dalam beberapa pekan terakhir, ia telah mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasinya di San Siro, dengan menyatakan bahwa ia menginginkan tantangan baru di Liga Primer atau LaLiga.
Pertandingan ini dan Piala Dunia dimaksudkan sebagai kesempatan bagi Leao untuk menunjukkan kemampuannya dan meningkatkan nilai transfernya.
Sebaliknya, hal itu berubah menjadi bencana dan menyoroti masalah sikap yang membuat Milan tidak terlalu ingin mempertahankan pemain sayap tersebut.
Perkelahian awal terjadi antara dua pemain lain, Joao Cancelo dan Faundez, tetapi ketika Roman mencoba ikut campur, pemain Milan itu langsung menerjang untuk memisahkan mereka, malah ikut terlibat dan akhirnya memukul pemain Chili tersebut.
Baik Leao maupun Roman akhirnya diusir dari lapangan pada akhir keributan aneh tersebut.
(Banjarmasinpost.co.id)