Penyebab Utama Bali United Lepas Diego Campos, Cedera Parah Jadi Alasan
Putu Kartika Viktriani June 07, 2026 01:39 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Bali United FC secara mengejutkan resmi mengakhiri kerja sama dengan winger asal Kosta Rika, Diego Campos, meski sang pemain tampil impresif sejak didatangkan pada paruh musim Super League 2025/2026.

Kabar perpisahan mendadak ini diumumkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri, pada Sabtu 6 Juni 2026.

Keputusan tersebut cukup mengejutkan publik dan Semeton Dewata.

Pasalnya, Diego Campos menjadi salah satu pemain yang langsung memberi dampak instan bagi lini serang Serdadu Tridatu sejak bergabung pada 21 Januari 2026.

 

Cedera Jadi Penyebab Utama

Diego Campos sejatinya baru menjalani setengah musim bersama Bali United.

Baca juga: Sinyal Kuat Bali United Buru Striker Gacor Usai Boris Kopitovic Jadi Pemain Ketiga yang Hengkang

Namun dalam waktu singkat, pemain bernama lengkap Diego de Jesús Campos Ballestero itu mampu menjelma sebagai salah satu motor serangan tim asuhan Johnny Jansen.

Winger berusia 30 tahun tersebut tampil dalam 12 pertandingan kompetisi domestik dengan torehan:

 - 4 gol

- 3 assist

Produktivitas tersebut membuat Diego Campos sempat digadang-gadang bakal menjadi bagian penting proyek baru Bali United musim depan.

Sayangnya, perjalanan apik mantan pemain LD Alajuelense itu harus terhenti akibat cedera serius.

Musibah tersebut terjadi saat Bali United menghadapi PSM Makassar pada 27 April 2026.

Dalam pertandingan itu, Diego Campos mengalami cedera parah pada bagian lutut yang membuatnya harus mengakhiri musim lebih cepat.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya robekan ligamen lutut yang membutuhkan proses pemulihan cukup panjang.

Yabes Tanuri Buka Suara

CEO Bali United, Yabes Tanuri, menjelaskan bahwa keputusan berpisah dengan Diego Campos telah melalui pembicaraan bersama antara manajemen dan pihak pemain.

Menurutnya, faktor cedera menjadi pertimbangan utama sehingga kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim depan.

“Perlu disampaikan bahwa Diego Campos per hari ini telah sepakat tidak melanjutkan kerja sama dengan kami Bali United untuk musim depan,” ujar Yabes Tanuri.

“Kesepakatan ini telah dibicarakan bersama dan kami berharap Diego sukses untuk perjalanan karier berikutnya,” imbuhnya.

Bali United Tetap Tanggung Proses Pemulihan

Meski resmi berpisah, Bali United menegaskan tetap menunjukkan komitmen dan tanggung jawab terhadap kondisi Diego Campos.

Manajemen Serdadu Tridatu memastikan akan tetap membantu proses pemulihan sang pemain hingga kembali pulih dan siap bermain lagi.

Langkah tersebut mendapat respons positif karena menunjukkan profesionalisme Bali United terhadap pemain yang tengah mengalami cedera berat.

Punya Rekam Jejak Mentereng

Sebelum bergabung dengan Bali United, Diego Campos dikenal sebagai pemain dengan pengalaman internasional cukup mentereng.

Pemain serbabisa yang bisa bermain sebagai sayap kiri, sayap kanan, hingga gelandang serang itu pernah:

  • menjuarai Liga Kosta Rika dua kali,
  • memenangkan CONCACAF Central American Cup,
    hingga mencicipi level tim nasional Kosta Rika.

Tak heran jika nilai pasarnya masih cukup tinggi, yakni mencapai Rp9,56 miliar.

Kini, Diego Campos dipastikan akan fokus menjalani pemulihan cedera sebelum menentukan pelabuhan baru dalam kelanjutan karier sepak bolanya.

Bali United Mulai Bersih-Bersih Pemain Asing

Kepergian Diego Campos menambah daftar pemain asing yang dilepas Bali United menjelang musim baru.

Sebelumnya, Serdadu Tridatu juga telah mengakhiri kerja sama dengan:

  • Boris Kopitovic,
  •  Mirza Mustafic,
  • hingga beberapa pemain lokal senior.

Situasi ini menandakan Bali United masih akan aktif berburu pemain asing baru demi membangun skuad yang lebih kompetitif di era pelatih Johnny Jansen.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.