Ibu Histeris Temui Bocah Perempuannya Tewas Bersimbah Darah, Awalnya Dikira Sakit
M.Risman Noor June 07, 2026 02:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID – Betapa kagetnya Dewi Sri Lestari (34) yang pulang kerja menemui bocah perempuannya berinisial BR (11) sudah tak bernyawa.

Awalnya korban dikira sedang sakit, namun ternyata bocah perempuan ditemuinya di rumahnya kawasan Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026) malam ternyata sudah tewas.

Kondisi korban cukup memprihatinkan, tewas dengan kondisi penuh luka di tubuhnya di rumahnya di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026) malam. 

Polisi menduga BR menjadi korban tindak pidana pembunuhan dan perampokan

Hal ini dilihat setelah keluarga mendapati motor Honda Vario dan telepon genggam merek OPPO milik korban raib. 

Baca juga: Nasib Polisi yang Tampar Badut Usai Senggolan dengan Motornya, Kini Damai dengan Bayar Rp150 Ribu

Baca juga: BREAKING NEWS- Heboh Bocah 10 Tahun Tenggelam di Kolam Desa Barokah Tanahbumbu, Pencarian Dilakukan

BR ditemukan pertama kali oleh Dewi Sri Lestari (34), ibu korban yang baru pulang dari kerja. 

Dewi curiga saat mendapati gembok rumah berada di luar pintu namun dalam kondisi tidak terkunci. 

Setelah masuk ke rumah, Dewi mendapat kunci gembok di atas meja ruang tamu. 

Dewi selanjutnya ke kamar anak dan mendapati BR terbaring dengan sebagian tubuh tertutup selimut. 

Awalnya, Dewi mengira sang anak tidur dan sakit. 

Namun, perasaannya mulai tak tenang saat panggilannya tak mendapat respon. 

Dewi kemudian mendekati BR dan membuka selimut yang menutup kaki putrinya. 

"Saat saya buka, saya melihat ada darah di bagian kaki dan seprainya," ujar Dewi, Sabtu (6/6/2026). 

Dewi kemudian mendapati sejumlah luka akibat senjata tajam di tubuh putrinya. 

BR pun telah tewas. 

Hal ini membuat Dewi histeris dan mengundang perhatian warga. 

Baca juga: Aksi Balap Liar di Jalan A Yani KM 5 Banjarmasin Resahkan Pengguna Jalan, Terjadi Dini Hari

Temuan ini kemudian dilaporkan ke polisi yang ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. 

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan pihaknya bersama tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah masih berupaya mengungkap kasus ini. 

"Kami tim dari Reskrim Polres Sragen gabungan dengan Polda Jawa Tengah saat ini terus melakukan pendalaman dan sedang melakukan olah TKP kembali. Semoga kasus ini segera terungkap," ujarnya, Sabtu. 

Dewiana mengatakan, pihaknya juga telah meminta keterangan setidaknya tiga saksi di lokasi kejadian. 

Pemeriksaan awal dilakukan sejak Jumat malam. 

"Sementara, untuk interogasi tadi malam, saksi-saksi yang berada di lokasi sekitar tiga orang dan jumlahnya terus bertambah," katanya. 

(Tribunsolo.com /banjarmasinpost.co.id)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.