TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Selama tiga hari berturut-turut, penumpang pesawat Wings Air jenis ATR dari Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Kota Sorong, Papua Barat Daya, dilaporkan mengalami penundaan keberangkatan.
Dugaan sementara, hal ini dipicu faktor cuaca buruk dan angin kencang di wilayah tujuan.
Pesawat Wings Air ATR diketahui melayani rute Sorong–Fakfak.
Kondisi itu dibebarkan salah seorang penumpang tujuan Fakfak yang enggan disebutkan namanya kepada Tribunpapuabarat.com, Minggu (7/6/2026).
“Iya, kami di Bandara Sorong tidak ada kepastian. Baru nanti diinfo pesawat tidak bisa landing karena cuaca buruk di Bandara Siboru,” ujarnya.
Ia menambahkan, dirinya bersyukur karena akhirnya pesawat dapat mendarat di Bandara Siboru Fakfak.
Baca juga: BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Papua Barat 7 Juni 2026, Ini Rinciannya
“Tentu semua demi keselamatan kami juga. Medan di Bandara Siboru cukup menantang, mungkin faktor angin yang membuat pilot mengambil keputusan tersebut,” jelasnya.
Beberapa hari sebelumnya, penumpang dari Fakfak tujuan Sorong maupun transit ke Kota Minyak juga mengalami nasib serupa.
“Ada masyarakat yang tertahan di bandara, bahkan ada yang tidur di sana karena akses kembali ke kota cukup jauh,” terangnya.
Sebagian penumpang memilih kembali ke rumah masing-masing sambil menunggu informasi lebih lanjut dari pihak maskapai.
Disclaimer: Awak media Tribunpapuabarat.com masih berupaya melakukan konfirmasi.