TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV 2026 siap menyambut ribuan peserta dan tamu dari seluruh Indonesia yang akan tiba di Manokwari Papua Barat.
Berdasarkan jadwal, Pesparwari Nasional XIV 2026 di Manokwari akan berlangsung pada 18–28 Juni 2026.
Ketua Harian Panitia, Yacob Fonataba, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut kedatangan para peserta di Manokwari.
“Kami sudah mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan, baik venue lomba, penginapan peserta, transportasi maupun kebutuhan pendukung lainnya. Pada prinsipnya panitia siap melaksanakan Pesparawi Nasional XIV,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Yacob mengatakan bahwa untuk pelaksanaan lomba, panitia menyiapkan sejumlah lokasi strategis di Manokwari.
Di antaranya Arfak Convention Hall, Gedung PKK Provinsi Papua Barat, Aula Utama Universitas Papua, Auditorium Rektorat Universitas Papua, serta beberapa fasilitas di lingkungan Polda Papua Barat.
Baca juga: Panitia Pesparawi Nasional XIV Pastikan Pembukaan dan Akomodasi Tamu Berjalan Optimal
Sementara itu, acara pembukaan dan penutupan akan dipusatkan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi Manokwari dengan dukungan fasilitas modern seperti videotron, tata cahaya, sistem suara profesional, dan multimedia.
"Selain menjadi ajang pengembangan seni suara gerejawi, Pesparawi Nasional XIV juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat Manokwari," ujarnya.
Panitia menyiapkan area pameran UMKM di Plaza Unipa sebagai ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
Yacob menambahkan, kehadiran ribuan peserta dari 38 provinsi akan menjadi momentum penting bagi Papua Barat untuk memperkenalkan potensi daerah, baik di sektor ekonomi, pariwisata, budaya, maupun keramahtamahan masyarakat sebagai tuan rumah.
Ia berharap seluruh masyarakat Papua Barat turut mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV sehingga dapat berjalan aman, lancar, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta.
“Pesparawi Nasional XIV menjadi salah satu agenda nasional terbesar yang pernah digelar di Papua Barat dalam beberapa tahun terakhir,” tutupnya.