Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - M (17), remaja yang menjadi terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), tewas setelah diamuk warga.
Itu setelah aksinya dipergoki warga di wilayah Desa Marga Agung, Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 19.26 WIB.
Kapolsek Jati Agung Ipda Muhammad Yani membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengidentifikasi pelaku yang meninggal dunia berinisial M (17), warga Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, aksi pencurian dilakukan oleh dua pelaku.
"Kejadian bermula saat pelaku merusak kunci sepeda motor milik korban dan hendak membawa kabur kendaraan tersebut," kata Yani.
"Namun aksinya diketahui korban sehingga langsung dilakukan pengejaran bersama warga," sambungnya.
Saat berusaha melarikan diri, salah satu pelaku terjatuh dari kendaraan yang digunakannya.
Pelaku kemudian ditangkap warga dan menjadi sasaran amukan massa.
Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat ke arah Kantor Kecamatan Jati Agung.
Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Jati Agung bersama anggota langsung menuju lokasi kejadian.
Saat tiba di lokasi, polisi mendapati pelaku sudah dalam kondisi terkapar akibat dikeroyok ratusan warga.
Petugas kemudian mengevakuasi pelaku menggunakan ambulans desa menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut.
Namun, pelaku dinyatakan meninggal dunia.
Korban dalam kasus ini diketahui bernama Heri Sunandar (35), warga Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam merek Realme warna hitam milik pelaku, satu buah kunci T yang diduga digunakan untuk beraksi, serta satu unit sepeda motor milik korban.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga memeriksa saksi-saksi, mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta menerima laporan resmi dari korban di SPKT Polsek Jati Agung.
Polisi juga masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri.
Sementara itu, jenazah pelaku telah menjalani visum luar di RS Bhayangkara.
Pihak keluarga diketahui menolak dilakukan autopsi dan telah menerima penyerahan jenazah untuk dimakamkan.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )