Wismilak Foundation Lanjutkan AksiLiterasi 2026 di Surabaya, Dukungan untuk 30 Perpustakaan
Adrianus Adhi June 07, 2026 05:50 PM

SURYA.co.id, Surabaya - Wismilak Foundation melanjutkan program AksiLiterasi Wismilak di tahun 2026 dengan menyasar sekolah-sekolah di Surabaya dan sekitarnya.

Program ini mendukung kebijakan prioritas pendidikan nasional melalui penguatan literasi, bahasa Indonesia, serta pendidikan digital berbasis koding dan kecerdasan buatan.

Program AksiLiterasi Wismilak tahun ini kembali memperkuat perpustakaan sekolah dengan menyediakan buku bacaan untuk pengembangan karakter dan literasi murid.

“Tahun ini Wismilak Foundation kembali mendukung perpustakaan sekolah dengan menyediakan buku-buku bacaan. Tidak hanya itu, kami juga menjalankan program berkelanjutan untuk pembelajaran koding serta kecerdasan buatan (AI),” kata Anastesya Ftaraya dari Wismilak Foundation saat kegiatan Walk for Autism 2026 di Surabaya, Minggu (7/6/2026).

Dalam acara kampanye kesadaran autisme tersebut, Wismilak Foundation menyerahkan paket buku bacaan untuk 30 perpustakaan sekolah, termasuk sekolah inklusi.

“Keterlibatan banyak pihak untuk mendukung dunia pendidikan sangat esensial. Kami bersyukur dapat dilibatkan di event Walk for Autism 2026,” jelas Anastesya.

Ketua DPD PIM Jatim sekaligus Ketua DWP Inspektorat Jatim, Iis Hendro Gunawan, mengapresiasi konsistensi Wismilak Foundation.

“Kolaborasi bersama Wismilak Foundation telah berjalan dengan tujuan yang sama, bagaimana akses pendidikan mudah diperoleh untuk setiap anak. Tidak ada yang tertinggal,” ujarnya.

AksiLiterasi Digital dan Impact Festival 2026

Program AksiLiterasi Digital yang fokus pada koding dan robotik kini memasuki tahun ke-4. Wismilak Foundation akan menggelar Festival Koding Surabaya pada Juli mendatang, bertajuk Impact Festival 2026.

Festival ini akan menampilkan karya sekolah binaan, termasuk sekolah inklusi.

“Wismilak Foundation juga membuka kesempatan bagi sekolah lain yang ingin berpartisipasi. Impact Festival diharapkan tidak hanya sebagai showcase karya murid, tetapi juga ruang temu gagasan lintas sektor untuk memajukan pendidikan digital di Surabaya,” tambah Anastesya.

Ia menegaskan komitmen berkelanjutan.

“Kami sangat berterima kasih pada para kolaborator yang mendukung kami. Saat ini kami fokus mempersiapkan Impact Festival di bulan Juli. Kami mohon doa dan dukungan agar semua berjalan sesuai cita-cita bersama, memajukan dunia pendidikan di Indonesia," tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.