Hari Kedua Konser EXO di GBK Diserbu Ribuan EXO-L, Penggemar Tanpa Tiket Tetap Padati Area Venue
Feryanto Hadi June 07, 2026 08:35 PM

 

 


Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, kembali dipadati ribuan penggemar pada hari kedua konser grup K-Pop EXO, Minggu (7/6/2026).

Antusiasme para EXO-L terlihat sejak pagi hari dengan memenuhi area sekitar venue meski sebagian di antaranya belum berhasil mendapatkan tiket konser.

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com di sekitar Pintu 10 GBK pukul 17.00 WIB, ribuan penggemar dari berbagai daerah memadati kawasan konser untuk mengikuti rangkaian hari kedua penampilan EXO di Jakarta. Tidak sedikit penggemar yang tetap datang ke lokasi meski belum memiliki tiket masuk.

Sejumlah penggemar mengaku kesulitan memperoleh tiket resmi karena tingginya permintaan. Mereka juga menyebut harga tiket yang dijual kembali oleh calo melonjak hingga lebih dari dua kali lipat dibanding harga normal.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para EXO-L. Banyak penggemar memilih tetap berada di sekitar area konser untuk merasakan atmosfer kemeriahan acara dan bertemu sesama penggemar.

Suasana di kawasan GBK tampak semakin semarak dengan kehadiran pengunjung yang mengenakan berbagai atribut khas fandom EXO.

Mereka terlihat membawa lightstick, banner, hingga tas berisi merchandise yang identik dengan grup tersebut.

Baca juga: Lautan EXO-L Padati GBK: Kisah Setia Fans demi Dekat Sang Idola Meski Tanpa Tiket Konser

Berbeda dengan hari pertama, konser EXO pada hari kedua dijadwalkan berlangsung lebih awal, yakni mulai pukul 15.00 WIB. Sejak beberapa jam sebelum pertunjukan dimulai, antrean dan kerumunan penggemar sudah terlihat di sejumlah titik menuju venue.

Popularitas EXO yang telah berkarier lebih dari satu dekade kembali terbukti melalui tingginya animo penggemar Indonesia. Kehadiran ribuan EXO-L menjadikan kawasan GBK sebagai salah satu pusat keramaian terbesar di Jakarta pada akhir pekan ini.

Untuk mengantisipasi kepadatan, aparat kepolisian bersama petugas keamanan GBK tampak berjaga di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran dan keamanan jalannya acara.

Tak hanya konser EXO, kawasan Senayan pada hari yang sama juga menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. 

Mulai dari pameran luar ruang, pertunjukan hiburan, hingga turnamen esports dunia yang berlangsung di area sekitar GBK.

Sementara itu, di lokasi yang tak jauh dari Senayan, penyanyi terkenal Indonesia, Raisa Andriana, juga menggelar hari kedua konser Love & Let Go di Jakarta Convention Center (JCC).

Dalam konser yang berlangsung pada 6-7 Juni 2026 tersebut, Raisa dijadwalkan berkolaborasi dengan Anggun C. Sasmi, Rony Parulian, dan Barsena Bestandhi, dengan iringan musik dari Andi Rianto bersama Magenta Orchestra.

Padatnya agenda hiburan di kawasan Senayan membuat arus mobilitas masyarakat meningkat signifikan sepanjang hari.

Namun, semangat para penggemar yang ingin menyaksikan penampilan idola mereka secara langsung tetap menjadi pemandangan paling mencolok di tengah hiruk-pikuk Jakarta akhir pekan ini.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 10 kantong parkir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung saat berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional berlangsung pada 6–7 Juni 2026.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mencegah terjadinya parkir liar yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas di sekitar kawasan GBK.

"Untuk mengakomodasi kendaraan pengunjung, telah tersedia 10 kantong parkir di kawasan GBK. Kami juga mengimbau pengunjung memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan," ujar Budi, Kamis (4/6/2026).

Sepuluh kantong parkir tersebut berada di Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Istora, Elevated Selatan, Elevated Utara, Akuatik, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Albina, dan Lapangan Softball. Seluruh area parkir itu mampu menampung sekitar 1.957 kendaraan roda empat dan 8.229 kendaraan roda dua.

Pada akhir pekan ini, kawasan GBK diperkirakan akan dipadati puluhan ribu pengunjung. Dishub DKI mencatat sekitar 37.800 orang akan menghadiri berbagai kegiatan pada Sabtu (6/6/2026), sementara pada Minggu (7/6/2026) jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 43.000 orang.

Sejumlah agenda besar yang berlangsung di kawasan tersebut antara lain EXO Planet #6 ExhOrizon in Jakarta di Indonesia Arena, konser Raisa "Love & Let Go" di JICC Plenary Hall, Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Festival Jamu Nusantara 2026 di Hutan Kota GBK, Hero E-Sport PUBG di Tennis Indoor, hingga Indofest 2026 di JICC Hall B.

Selain menyiapkan kantong parkir, Dishub DKI juga menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan parkir, dan koordinasi dengan pihak kepolisian serta penyelenggara kegiatan.

Budi menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di sekitar GBK. 

Sejumlah jalur alternatif telah disiapkan bagi kendaraan yang datang dari arah Blok M, Tanah Abang, Slipi, maupun Tebet guna mengurangi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.

Sebelumnya, Dishub DKI juga mengimbau masyarakat untuk lebih mengutamakan penggunaan transportasi umum. Kawasan GBK terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti Transjakarta, MRT Jakarta melalui Stasiun Istora Mandiri, serta Commuter Line.

"Penggunaan transportasi umum merupakan pilihan yang paling efektif untuk menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Transjakarta, MRT Jakarta maupun Commuter Line agar perjalanan lebih nyaman, aman, dan efisien," kata Budi.

Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan menuju kawasan GBK juga diimbau menghindari ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan dan menyesuaikan perjalanan dengan pengaturan lalu lintas yang berlaku selama akhir pekan. 

Menurut Budi, kolaborasi seluruh pihak diperlukan agar berbagai agenda yang berlangsung di kawasan GBK dapat berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara umum.

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 10 kantong parkir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung saat berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional berlangsung pada 6–7 Juni 2026.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mencegah terjadinya parkir liar yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas di sekitar kawasan GBK.

"Untuk mengakomodasi kendaraan pengunjung, telah tersedia 10 kantong parkir di kawasan GBK. Kami juga mengimbau pengunjung memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan," ujar Budi, Kamis (4/6/2026).

Sepuluh kantong parkir tersebut berada di Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Istora, Elevated Selatan, Elevated Utara, Akuatik, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Albina, dan Lapangan Softball. Seluruh area parkir itu mampu menampung sekitar 1.957 kendaraan roda empat dan 8.229 kendaraan roda dua.

Pada akhir pekan ini, kawasan GBK diperkirakan akan dipadati puluhan ribu pengunjung. Dishub DKI mencatat sekitar 37.800 orang akan menghadiri berbagai kegiatan pada Sabtu (6/6/2026), sementara pada Minggu (7/6/2026) jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 43.000 orang.

Sejumlah agenda besar yang berlangsung di kawasan tersebut antara lain EXO Planet #6 ExhOrizon in Jakarta di Indonesia Arena, konser Raisa "Love & Let Go" di JICC Plenary Hall, Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Festival Jamu Nusantara 2026 di Hutan Kota GBK, Hero E-Sport PUBG di Tennis Indoor, hingga Indofest 2026 di JICC Hall B.

Selain menyiapkan kantong parkir, Dishub DKI juga menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan parkir, dan koordinasi dengan pihak kepolisian serta penyelenggara kegiatan.

Budi menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di sekitar GBK. 

Sejumlah jalur alternatif telah disiapkan bagi kendaraan yang datang dari arah Blok M, Tanah Abang, Slipi, maupun Tebet guna mengurangi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.

Dishub DKI juga mengimbau masyarakat untuk lebih mengutamakan penggunaan transportasi umum. Kawasan GBK terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti Transjakarta, MRT Jakarta melalui Stasiun Istora Mandiri, serta Commuter Line.

"Penggunaan transportasi umum merupakan pilihan yang paling efektif untuk menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Transjakarta, MRT Jakarta maupun Commuter Line agar perjalanan lebih nyaman, aman, dan efisien," kata Budi.

Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan menuju kawasan GBK juga diimbau menghindari ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan dan menyesuaikan perjalanan dengan pengaturan lalu lintas yang berlaku selama akhir pekan. 

Menurut Budi, kolaborasi seluruh pihak diperlukan agar berbagai agenda yang berlangsung di kawasan GBK dapat berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara umum.(m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.