Lirik Lagu Sesi Potret - Enau feat Ari Lesmana: Kau Telah Pergi, Ku Bertamu ke Rumah Barumu
Ani Susanti June 07, 2026 09:14 PM

TRIBUNJATIM.COM - Lagu Sesi Potret karya Enau bersama Ari Lesmana menghadirkan karya musikal yang sarat emosi dengan mengangkat tema kehilangan orang tercinta, khususnya sosok ibu.

Single yang dirilis pada 30 Januari 2026 ini merupakan hasil kolaborasi Enau—nama panggung dari Putra Permana—dan Ari Lesmana, yang turut terlibat sebagai pencipta lagu bersama Putra Permana.

Secara lirik, Sesi Potret menggambarkan perjalanan batin seseorang yang pulang setelah lama merantau, namun harus menerima kenyataan pahit ketika orang yang dirindukan telah tiada.

Momen-momen sederhana yang dahulu terekam dalam ingatan, seperti kebersamaan keluarga dan sesi foto, kini berubah menjadi kenangan yang menyisakan penyesalan mendalam.

Video musik lagu ini dirilis melalui kanal YouTube Aku Enau, FireFly, dan Musica Studios, sehingga dapat diakses luas oleh para pendengar di berbagai platform digital.

Karya ini sekaligus menjadi refleksi tentang waktu, kehilangan, dan pentingnya menghargai kehadiran orang-orang tercinta sebelum semuanya terlambat.

Berikut lirik lagu Sesi Potret yang dinyanyikan Enau dan Ari Lesmana:

Tahun lalu berjuta alasanku

Maaf tak bisa pulang, penghasilanku pas-pasan

Kali ini sudah lumayan Berkat doamu di ijabah sang maha kaya

Dan tahun ini, kubisa pulang

Oleh-oleh sudah di tangan

Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku

Oh ternyata, kau yang lebih dulu pulang

 

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu, hanya papan dan namamu

Mana ocehan wewangian khasmu Jarak ini terlalu jauh, kalau rindu aku tak mampu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Gengsi menyelimutiku

Manusia ini kehilanganmu

 

Sesi potret yang selalu kubenci

Aneh rasanya kau tak di sini

Susunan barisannya tak sama lagi

Oh satu dua tiga

Ini nyata kau telah pergi

 

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu, hanya papan dan namamu

Mana ocehan wewangian khasmu Jarak ini terlalu jauh, kalau rindu aku tak mampu

Sesal hatiku tak sempat temani kamu

Harusnya kubisikkan kata ajaib ke telingamu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Masih sangat amatir

Gengsi menyelimutiku

Manusia ini kehilanganmu

Kehilanganmu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.