Ikon batting India, Rohit Sharma, memberikan dukungannya kepada kapten baru tim T20I India, Shreyas Iyer, agar sukses dalam peran barunya. Ia juga memuji Liga T20 Mumbai sebagai wadah penting dalam membina generasi baru pemain kriket.
Pernyataan Rohit disampaikan pada malam ketika 21.708 penonton memenuhi Stadion Wankhede untuk menyaksikan pertandingan penuh bintang di ajang Nuvama Private T20 Mumbai League 2026 antara SOBO Mumbai Falcons dan Triumph Knights Mumbai North East, yang menampilkan Shreyas Iyer dan Suryakumar Yadav. Iyer menandai pengangkatannya sebagai kapten T20I India dengan performa gemilang, mencetak 61 run dari 36 bola dan membawa Falcons menang dengan lima wicket.
Menjadi wajah dari liga tersebut, Rohit menyebut bahwa lingkungan kompetitif kriket Mumbai membantu para pemain mempersiapkan diri untuk peran kepemimpinan di level tertinggi. “Bermain di Mumbai mengajarkan banyak hal. Dan jika kamu bertanya kepada siapa pun yang pernah menjadi kapten India atau Mumbai, mereka akan mengatakan hal yang sama. Karena tidak ada yang mudah di sini,” ujarnya.
“Kamu benar-benar harus memperjuangkannya. Jadi, menjadi kapten juga sesuatu yang harus kamu raih dan kamu juga harus mendapatkan rasa hormat dari orang-orang di sekitarmu. Dan itulah yang dimiliki semua pemain ini.”
Kapten India peraih Piala Dunia itu menyoroti perjalanan para pemain Mumbai yang kemudian memimpin tim nasional, dengan menyebut Suryakumar Yadav dan Shreyas Iyer sebagai contoh ketangguhan dan kepemimpinan.
“Kamu telah melihat Surya yang memimpin India hingga ke final Piala Dunia. Lihat saja, dia melakukan debut untuk India di usia 31, jika saya tidak salah. Itu berarti dia tidak pernah menyerah. Dia selalu ingin terus berjuang. Dan ketika kesempatan itu datang, dia memanfaatkannya sebaik mungkin. Dan dia berhasil,” kata Rohit.
“Sekarang, Shreyas telah diumumkan sebagai kapten T20. Saya yakin, melihat bagaimana dia memimpin timnya dalam beberapa tahun terakhir di Mumbai dan juga di waralabanya, dia akan menikmati masa yang bagus sebagai kapten.”
Rohit juga menekankan pentingnya Liga T20 Mumbai sebagai ajang bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka sekaligus memperkuat ekosistem kriket Mumbai. “Kami ingin semua pemain memiliki platform untuk tampil dan menunjukkan bakat mereka. Dan ini adalah panggung yang sempurna bagi banyak pemain yang berpartisipasi di sini. Tahun lalu sangat sukses, saya melihatnya sendiri. Banyak penonton yang datang,” ujarnya.
Menyebut turnamen ini sebagai batu loncatan penting bagi pemain yang bercita-cita tinggi, Rohit menambahkan: “Bagi banyak pemain yang belum pernah bermain di IPL, ini adalah kesempatan besar. Saya yakin banyak pemilik tim yang akan memperhatikan, dan para pemain akan berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin.”
Rohit juga memberikan apresiasi kepada Presiden Asosiasi Kriket Mumbai, Ajinkya Naik, serta timnya atas keberhasilan mereka menyelenggarakan turnamen ini dengan standar tinggi, meski diadakan segera setelah musim IPL. “Kredit besar untuk Ajinkya [Naik] dan timnya yang berhasil menghadirkan ajang ini dan menyediakan platform luar biasa bagi semua orang. Dari yang saya dengar, mereka tidak mengurangi standar sedikit pun. Ini bukan hal yang mudah, terutama setelah IPL. Saya tahu betapa beratnya, bukan hanya bagi para pemain tetapi juga bagi para petugas lapangan yang bekerja setiap hari. Itu menunjukkan betapa para pihak yang terlibat dalam Liga T20 Mumbai memiliki semangat yang luar biasa.”
Kompetisi pria dan wanita digelar bersamaan di Stadion Wankhede, dengan partai final dijadwalkan pada 13 Juni. Semua pertandingan disiarkan langsung di JioHotstar dan Star Sports Network.