TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Persija Jakarta menunjukkan sinyal kejutan di bursa transfer dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih baru.
Seperti yang diketahui, Persija Jakarta telah mendepak pelatih mereka sebelumnya, Mauricio Souza, pada akhir musim 2025/2026.
Spekulasi terkait pengganti Mauricio Souza di kursi kepelatihan Persija Jakarta menjadi perbincangan belakangan ini.
Sementara itu, melalui akun Instagram resminya, Macan Kemayoran memberi sinyal kuat mengenai kedatangan sosok baru di kursi kepelatihan.
Baca juga: Sinyal Skuad Persija Digembosi Tim Promosi Super League, 2 Nama Kans Dibajak, 1 Harus Lewat Arema FC
Baca juga: Update Sinyal Pemain Hengkang dari Persija, 1 Nama Kans Gabung Tim Promosi Super League
"Babak baru perjalanan Persija akan dimulai. Sosok yang akan memimpin Macan Kemayoran menuju era berikutnya akan segera diperkenalkan. The New Chapter: Coach Introduction and Press Conference," tulis Persija, pada Minggu (7/6/2026).
Terbaru, nama mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, disebut-sebut bakal menukangi Persija Jakarta.
Tak tanggung-tanggung, kabar Shin Tae-yong melatih Persija Jakarta diungkap langsung oleh media Korea Selatan, News Worker.
Melansir dari News Worker, seorang pakar transfer lokal mengungkapkan melalui YouTube bahwa manajemen Persija Jakarta telah mulai berkomunikasi dengan pihak Shin Tae-yong.
Lebih lanjut, dalam laporan yang sama disebut bahwa STY telah mencapai kesepakatan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan selama satu tahun.
Persija disebut mencari pelatih yang tidak hanya memiliki pengalaman di level tinggi, tetapi juga memahami karakter sepak bola Indonesia. Kriteria tersebut dinilai cocok dengan profil Shin Tae-yong yang pernah membangun fondasi Timnas Indonesia selama beberapa tahun.
Salah satu alasan yang membuat STY dianggap sebagai kandidat ideal adalah kedekatannya dengan sejumlah pemain Persija.
Selama menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah bekerja sama dengan beberapa pilar Macan Kemayoran seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, hingga Dony Tri Pamungkas.
Hubungan yang sudah terjalin sebelumnya diyakini dapat mempermudah proses adaptasi sekaligus mempercepat penerapan strategi di dalam tim.
Selain itu, STY dikenal sebagai pelatih yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda. Karakter tersebut sejalan dengan langkah Persija yang mulai fokus membangun tim dengan mempromosikan talenta-talenta dari akademi.
Faktor lain yang disebut turut mendukung peluang Shin Tae-yong bergabung adalah keberadaan Hyundai Motor sebagai salah satu sponsor Persija.
Perusahaan asal Korea Selatan tersebut memiliki kedekatan dengan dunia sepak bola Korea, sehingga kehadiran STY dinilai dapat menciptakan sinergi positif bagi klub.
Persija sendiri memiliki ambisi besar menghadapi musim depan. Setelah beberapa musim gagal bersaing di papan atas secara konsisten, Macan Kemayoran menargetkan kembali ke jalur perebutan gelar juara dan membuka peluang tampil di kompetisi Asia.
Nama Shin Tae-yong juga sempat menjadi sorotan ketika hadir menyaksikan pertandingan Persija melawan Dewa United pada awal 2026.
Kehadirannya saat itu memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan kerja sama dengan klub ibu kota tersebut.
Saat ini, STY diketahui masih berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Ulsan Hyundai pada Oktober 2025. Meski demikian, popularitasnya di Indonesia tetap tinggi berkat kontribusinya selama menangani Timnas Garuda.
Meski berbagai laporan mengarah pada Shin Tae-yong, Persija hingga kini masih merahasiakan identitas pelatih yang akan diperkenalkan.
Suporter Macan Kemayoran pun menantikan pengumuman resmi yang diyakini akan menjadi salah satu momen penting menjelang bergulirnya Liga Super Indonesia 2026/2027.
Apabila benar Shin Tae-yong yang ditunjuk, maka Persija berpotensi mendapatkan sosok pelatih berpengalaman yang mampu membawa klub kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Jawabannya akan segera terungkap saat konferensi pers resmi di JIS pada Senin (8/6/2026) siang besok.
(TribunJatimTimur.com)