Dukungan Donatur melalui Biarawan Katolik, Anak Yatim Piatu di Banopo Terima Sakramen Ekaristi 
Oby Lewanmeru June 07, 2026 11:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Biarawan Katolik Ordo Fransiskan Conventual, Frater Herman Ginting, OFMConv menyalurkan uluran tangan dari seorang donatur kepada seorang anak yatim piatu di Dusun Banopo, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.

Berkat uluran tangan donatur melalui tangan Frater Herman, bocah bernama Kristoforus Omenu ini berhasil menerima Sakramen Ekaristi di Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Pekerja Tublopo, Minggu, 7 Juni 2026.

Saat diwawancarai, Kristoforus Omenu mengaku senang bisa menerima Tubuh dan Darah Kristus pada hari ini. Baginya, menerima Tubuh dan Darah Kristus adalah momentum yang dinanti selama ini.

Ia mengaku bahagia bisa melewati satu tahapan penting dalam perjalanan hidup. 

Baca juga: Biarawan Katolik di Timor Tengah Utara Serahkan Bantuan Sembako kepada 15 Lansia di Banopo 

Sebagai seorang yatim piatu, Kristoforus mengaku sedih menerima Sakramen Ekaristi tanpa kehadiran kedua orang tua.

Kendati demikian, berkat bantuan donatur melalui tangan Frater Herman, ia bisa menerima Sakramen Ekaristi.

Ia menyampaikan terima kasih kepada donatur dan Frater Herman yang sudah memberikan dukungan penuh untuk menerima Sakramen Ekaristi. Momentum ini tidak akan pernah dilupakan Kristoforus dalam perjalanan hidupnya ke depan.

Kristoforus mengaku menetap bersama kakeknya di Dusun Banopo, Desa Tublopo. Kondisi hidup yang sulit menjadi alasan ia sempat khawatir tidak menerima Komuni Suci.

Sementara itu, Frater Herman Ginting OFMConv mengatakan, aksi pelayanan dan kemanusiaan selalu dilakukan di wilayah Dusun Banopo, Desa Tublopo. Hal ini berjalan baik berkat dukungan dan doa dari donatur serta umat setempat.

Dikatakan Frater Herman, Kristoforus merupakan anak yatim piatu. Ia menetap bersama kakeknya di rumah sederhana di wilayah itu. 

Mirisnya, kondisi penglihatan kakek dari Kristoforus mulai rabun. Tergerak hati oleh belas kasihan, seorang donatur melalui Frater Herman menanggung semua biaya administrasi, pakaian dan perlengkapan Sakramen Ekaristi.

"Tapi itu semua karena hasil mengemis kepada donatur," ujarnya.

Frater Herman menyampaikan terima kasih kepada donatur yang selalu memberikan perhatian dan kepedulian kepada orang-orang kecil dan termarjinalkan untuk pelayanan dan aksi kemanusiaan di Dusun Banopo.

Tangan-tangan donatur yang tak kelihatan, menjadi kunci sukses misi pelayanan dan kemanusiaan orang-orang kecil dan termarjinalkan di Dusun Banopo, Desa Tublopo. (bbr)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.