TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Semangat membangun lingkungan menjadi alasan utama Haji Andi Umar maju dan terpilih sebagai Ketua RW 007 Kelurahan Paccerakkang, Kota Makassar.
Meski baru lima bulan menjabat, pria kelahiran Bone, 12 Desember 1972 itu langsung bergerak membenahi fasilitas umum dan menghidupkan aktivitas warga di wilayahnya.
Haji Andi Umar merupakan sosok perantau yang telah melewati berbagai pengalaman hidup sebelum akhirnya mengabdikan diri untuk masyarakat.
Ia lahir di Bone dan menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 372 Bone.
Setelah lulus sekolah, ia merantau ke Malaysia dan bekerja di berbagai bidang, termasuk sebagai sopir taksi selama beberapa tahun.
Pada 1998, ia kembali ke Makassar. Namun perjalanan merantaunya belum berakhir.
Setelah menikah pada 2002, ia kembali mencari pengalaman kerja ke Arab Saudi sebagai sopir pribadi yang bertugas mengantar anak-anak sekolah.
Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2005, ia pulang ke Makassar dan menetap bersama keluarga.
"Begitulah perjalanan hidup," ucapnya tersenyum kepada Tribun Timur, Minggu (7/6/2026).
Sejak kembali ke Makassar, Haji Andi Umar mengembangkan usaha percetakan dan konveksi di kawasan BTN Mangga III.
Usahanya melayani pembuatan berbagai kebutuhan percetakan sekaligus produksi pakaian olahraga dan seragam sekolah.
"Masih berjalan sampai sekarang. Dulu ada beberapa karyawan, sekarang saya kerjakan sendiri. Kalau pesanan banyak baru ambil tenaga tambahan," ujarnya.
Kini, selain menjalankan usaha, ia mengemban amanah sebagai Ketua RW 007 yang membawahi empat RT dengan jumlah penduduk sekitar 300 kepala keluarga.
Menurut Haji Andi Umar, fokus utama yang ia kerjakan sejak dilantik adalah membenahi fasilitas umum yang selama bertahun-tahun kurang dimanfaatkan secara optimal.
Ia melihat masih banyak lahan dan sarana lingkungan yang sebenarnya bisa digunakan sebagai ruang aktivitas warga.
Dalam waktu sekitar tiga bulan, ia bersama warga berhasil menghadirkan lapangan bulu tangkis, lapangan voli, arena tenis meja, serta gudang penyimpanan inventaris lingkungan.
Seluruh fasilitas tersebut dibangun secara bertahap melalui gotong royong dan dukungan masyarakat.
"Dibenahi secara swadaya bersam masyarakat," ucapnya.
Sebelumnya, area tersebut hanya berupa lahan yang ditumbuhi rumput dan kurang terawat.
Setelah dilakukan pembenahan, kawasan itu berubah menjadi pusat kegiatan warga, terutama anak-anak dan remaja yang kini rutin berolahraga setiap sore hingga malam hari.
"Alhamdulillah sekarang sudah ramai. Anak-anak yang dulu banyak berkumpul tanpa kegiatan, sekarang lebih aktif berolahraga. Bahkan warga dari RW lain juga datang bermain voli, bulu tangkis, atau tenis meja," katanya.
Ke depan, ia berencana mengembangkan kawasan fasilitas umum tersebut menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Ia ingin menghadirkan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berjualan makanan dan minuman sehingga aktivitas olahraga dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi warga.
"Jadi di pinggir lapangan ada stand UMKM begitu," ucapnya.
Tak hanya fokus pada pembangunan kawasan fasilitas umum, Haji Andi Umar juga mendorong berbagai program kemasyarakatan lainnya.
Ia mengaktifkan kerja bakti rutin, mendukung pembentukan bank sampah unit, memperkuat pelayanan administrasi warga, serta menghidupkan kegiatan pengajian dan arisan tingkat RW.
"Banyak kegiatan kami, pelayanan warga, posyandu, kerja bakti, bank sampah, sangat banyak," ucapnya.
Jabatan Ketua RW dilihat Haji Andi Umar sebagai kesempatan untuk mewujudkan perubahan lingkungan.
"Yang mendorong saya maju karena saya ingin ada perubahan. Saya lihat fasilitas umum ini sudah lama tidak berkembang. Saya ingin tempat ini bermanfaat, anak-anak punya kegiatan positif, dan warga bisa lebih kompak," tuturnya.
Profil Singkat:
Nama: Haji Andi Umar
Jabatan: Ketua RW 007 Kelurahan Paccerakkang
Tempat Tanggal Lahir: Bone, 12 Desember 1972
Alamat: BTN Mangga III Blok E1 No.13 Kelurahan Paccerakkang
Pendidikan: SMA Negeri 372 Bone
Pekerjaan: Ketua RW dan Wirausaha
Hobi: Olahraga
Jumlah penduduk: 300 KK