Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Tabanan Bali, Cerita Kode Sandi 08 Yang Menempel Sejak Jadi Tentara
Putu Dewi Adi Damayanthi June 08, 2026 07:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Jl. S. Parman No. 1, Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu 7 Juni 2026 siang. 

Prabowo yang memakai baju safari cokelat dan topi biru dongker tiba di SRMP 17 Tabanan pukul 11.43 Wita disambut antusias para calon siswa dan para orang tuanya.

Mereka dengan penuh semangat meneriakkan yel-yel dan menampilkan tarian kecak menyambut kedatangan Presiden. 

Presiden Prabowo turut disambut Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) yang sudah tiba terlebih dulu di lokasi.

Baca juga: Disambut Siswa dan Wali Murid, Presiden Prabowo Tinjau Langsung Sekolah Rakyat di Tabanan Bali

Selanjutnya Prabowo langsung bertemu dengan para calon siswa Sekolah Rakyat yang akan masuk pada kelas VIII. 

Kedatangan Presiden didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya juga disambut lagu-lagu Kemerdekaan yang membuat suasana semakin semarak.

Dalam sambutannya, Kepala Negara mengungkapkan 17 adalah angka yang baik. 

Angka itu sesuai dengan tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI setiap 17 Agustus dan berkaitan erat dengan angka keberuntungan Prabowo, yakni angka 8.

“Kepala sekolah SRMP 17 Tabanan. Itu kayaknya angka baik, ya. Angka Proklamasi kita 17 Agustus. Satu tambah tujuh, delapan,” kata Prabowo, saat menyampaikan sambutan di sela-sela peninjauan, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu 7 Juni 2026.

Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu menuturkan, angka delapan tersemat erat sejak ia berdinas di militer. 

“Saya waktu dulu di tentara, saya diberi kode sandi, sandinya adalah 08. Jadi, angka delapan bagi saya sangat... sangat apa ya, angka yang beruntung, begitu,” ujar Prabowo.

Setidaknya, kata Prabowo, ada dua angka yang beruntung dalam hidupnya, yakni angka 8 dan angka 13. 

Ia tidak memungkiri, angka-angka tersebut kerap muncul di hidupnya. Salah satunya ketika ia memutuskan menyambangi sekolah rakyat. 

Rupanya sekolah rakyat yang ia datangi memiliki angka 17, padahal rencana kedatangannya baru diputuskan kemarin.

“Baru kemarin saya putuskan saya mau lihat Sekolah Rakyat di luar Jawa. Coba di Bali ada enggak? Ada. Dibawa ke sini, kebetulan sekolahnya SRMP 17. Jadi, memang mungkin sudah diatur,” tutur Prabowo.

Ia menyatakan, sekolah rakyat dibangun untuk membantu masyarakat yang paling susah dan yang paling kurang berdaya. 

“Jadi, pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik,” ujar Prabowo.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberikan laporan ke Presiden Prabowo sekolah rakyat ini merupakan membantu siswa yang tidak pernah sekolah, putus sekolah dan yang lainnya.

“Jadi ini sesuai arahan Bapak Presiden. Sekolah rakyat ini untuk membantu siswa yang tidak pernah sekolah, putus sekolah dan yang lainnya, sehingga dengan adanya sekolah rakyat masyarakat tersebut bisa bersekolah kembali,” ujar Menteri yang akrab disapa Gus Ipul.

Dirinya mengakui, saat ini ada 166 Sekolah rakyat rintisan yang ada di Indonesia. 

Satu di antaranya di Kabupaten Tabanan yang diberi nama SRMP 17 Tabanan. 

Pada sekolah SRMP 17 Tabanan kata, Gus Ipul ada 3 rombongan belajar (Rombel) dengan 74 peserta didik.

“Semua orang tua siswa sangat bersyukur anaknya bisa dididik di sekolah rakyat yang ada di Tabanan ini. Mereka bisa mendapat pendidikan yang layak,” kata Gus Ipul.

Menurutnya sekolah rakyat di Tabanan memiliki fasilitas yang lengkap. Layaknya sekolah rakyat yang lain yaitu ada asrama, ruang kelas, ruang makan, aula, laboratorium, perpustakaan, dilengkapi dengan laptop dan yang lainnya.

“Jadi yang tidak boleh terjadi di sekolah rakyat ini adalah bullying, kekerasan fisik dan seksual, dan intoleransi. Bahkan jika ada pelakunya akan ditindak tegas dan saat itu juga akan diberhentikan,” bebernya sembari mengatakan selain itu ada juga ekstrakuler.

Kepala Sekolah SRMP 17 Tabanan, I Putu Jaya sangat berterima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo. 

Pihaknya mengakui banyak masyarakat memang yang ingin anaknya bersekolah di SRMP 17 Tabanan.

“Jadi calon siswa ini dijangkau oleh pendamping Penerima Keluarga Harapan (PKH) masing-masing daerah. Selanjutnya, pemerintah melakukan skrining untuk memastikan bahwa para calon siswa betul-betul memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Menurutnya, para siswa SRMP 17 Tabanan berasal dari keluarga yang kurang mampu atau pada desil 1 dan 2.

Sehingga proses penjangkauannya juga dilakukan melalui ground check, untuk memastikan memenuhi syarat dan bersedia bersekolah.

“Jadi di sini dapat asrama, sehingga dipastikan betul-betul memenuhi syarat. Kalau memang memenuhi syarat, baru diterima,” kata dia.

Setelah meninjau sekolah rakyat di Tabanan, rombongan Presiden Prabowo Subianto mendarat di Lapangan Puputan Renon Denpasar pada Minggu 7 Juni 2026 siang. 

Rombongan menggunakan tiga unit helikopter yang mendarat di sisi utara Lapangan Renon.

Dari tiga helikopter, Prabowo berada pada helikopter ketiga dan mendarat sekitar pukul 14.22 Wita. 

Usai mendarat, Prabowo langsung menaiki mobil Alpard RI 1 yang menurut jadwal menuju ke The Meru Sanur.

Prabowo disambut meriah siswa yang kebetulan sedang mengikuti Porjar Provinsi Bali dan juga pengunjung di lapangan. 

Melihat kerumunan siswa, Prabowo membuka kap atas mobil dan melambaikan tangan.

Selain itu, ia juga membagikan baju kaos kepada siswa dan warga. 

Kaos putih yang dibagikan bertuliskan Rakyat Sejahtera Indonesia raya dengan lambang burung garuda di atas tulisan. 

Salah seorang warga yang mendapatkan kaos, Iwan mengaku senang. 

“Senang sekali bisa bertemu langsung Pak Prabowo,” katanya.

Iwan mengaku baru pertama kali bertemu Prabowo secara langsung. Dirinya mengaku tak tahu jika akan ada Prabowo di Renon. 

Karena ia bersama keluarganya sedang kumpul-kumpul di Renon dan melihat kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini. 

Iwan pun berharap agar Prabowo selalu sehat dan menjadikan Indonesia makin maju dan sejahtera. (gus/ka7/sup/)

Jumlah Pendaftar 400 Lebih Siswa

Sekolah Rakyat yang ada di seluruh Indonesia diharapkan bisa membantu masyarakat yang kurang mampu, maupun anak-anak yang tidak pernah sekolah atau mau putus sekolah karena biaya. 

Hal itu pun disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Tabanan pada Minggu 7 Juni 2026.

“Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah atau mereka yang paling kurang berdaya,” kata Prabowo di depan siswa, wali murid saat memulai sambutannya.

Menurutnya pembangunan di Indonesia tujuannya adalah membuat seluruh masyarakat Indonesia hidupnya layak atau baik. 

Sehingga menurutnya agar masyarakat hidup layak dan baik, maka harus dilakukan upaya yang besar.

“Jadi kita harus bekerja keras dalam segala bidang, salah satunya adalah bidang pendidikan. Karena pendidikan membuat masyarakat bisa hidup baik, seperti pendidikan pelatihan bertani, guru dan perawat. Jadi semua bidang pendidikan dan pelatihan harus kita tingkatkan,” tegas Prabowo.

Prabowo mengaku senang melihat perkembangan sekolah rakyat. 

Namun perlu lagi dilakukan usaha yang lebih besar, mengingat yang membutuhkan sekolah rakyat lumayan banyak.

“Dari laporan Menteri Sosial, di Bali untuk pendaftaran siswa sudah 400 lebih siswa. Hanya saja sekolah baru menampung 270 siswa jadi ini menjadi tantangan. Nanti bagaimana caranya kalau bisa agar banyak yang ditampung,” bebernya.

Sementara, Menteri Sosial Saifullah Yusuf sekolah Rakyat yang ada saat ini sebanyak 166 di seluruh Indonesia. 

Hanya saja semuanya merupakan rintisan dan saat ini sedang dibangun gedung permanen. 

“Saat ini Gedung Permanen Sekolah Rakyat baru di bangun. Bahkan saat ini ada 93 Gedung sekolah rakyat yang dibangun di seluruh Indonesia, salah satunya di Kabupaten Karangasem di Provinsi Bali,” bebernya.

Menurutnya, khusus di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan sudah ada 3 rombongan belajar (Rombel) dengan 74 peserta didik. 

“Semua orang tua siswa sangat bersyukur anaknya bisa dididik di sekolah rakyat yang ada di Tabanan ini pak. Mereka bisa mendapat Pendidikan yang layak,” kata Gus Ipul.

Menurutnya sekolah rakyat di Tabanan memiliki fasilitas yang lengkap, layaknya sekolah rakyat yang lain yakni ada asrama, ruang kelas, ruang makan, aula, laboratorium, perpustakaan, dilengkapi dengan laptop dan yang lainnya. (gus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.