Penataan Kabel di Jabar dan Bandung Semrawut, Dedi Mulyadi Janji Akan Bereskan Agar Tak Ganggu Estetika
Siti M June 08, 2026 08:34 AM

Grid.ID - Rencana Dedi Mulyadi janjikan akan bereskan penataan kabel di Jawa Barat dan Bandung yang semrawut. Pasalnya hal itu dianggapnya menganggu estetika.

Oleh karenanya, Dedi Mulyadi janjikan akan bereskan secara bertahap di berbagai daerah, termasuk kota Bandung. Untuk estimasinya sendiri, Dedi berencana akan menggarap dengan Pemerintah Provisi hingga tahun 2027.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi, mengatakan program tersebut akan diintegrasikan dengan pembangunan jalan provinsi di sejumlah wilayah. Dan menjadi agenda besar dalam penataan ruang publik.

Pasalnya, kabel yang menjuntai atau menumpuk di atas dianggapnya telah mengganggu estetika. Serta menciptakan kesan semrawut di kawasan kota.

“Target saya 2027 selesai. Minggu depan saya akan mengundang pihak-pihak terkait, termasuk penyelenggara jaringan, untuk membahas langkah penataannya,” ujar Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id, Minggu (7/6/2026).

Nantinya kabupaten atau Kota di Jawa Barat harus mulai menyusun langkah bertahap, untuk memindahkan kabel udara ke sistem bawah tanah. Dimulai dengan memindahkan kabel udara ke sistem bawah tanah.

Dedi juga menargetkan pembangunan infrastruktur jalan ke depan dilakukan bersamaan dengan pemasangan utilitas bawah tanah.

“Prinsip dasarnya, setiap daerah harus secara bertahap menyelesaikan kabel yang berserakan di atas.

Saya targetkan untuk jalan provinsi di Jawa Barat, pada 2027 pembangunan jalannya harus bareng dengan pemasangan kabel bawah tanah,” imbuh Dedi Mulyadi.

Dan salah satu yang jadi sorotan Dedi Mulyadi yakni kabel udara yang terletak di kawasan Ledeng, Jalan Setiabudi, Kota Bandung

“Coba lihat di depan Ledeng, kabelnya ribuan. Melihatnya saja sudah bikin pusing,” kata Dedi Mulyadi dikutip dari Kompas.com.

Dan meski penataan kabel dapat dilakukan tanpa biaya besar menurut penyedia jaringan, namun di lapangan menunjukkan bahwa penataan tetap membutuhkan investasi, mengingat sudah banyak kabel yang sudah menumpuk diberbagai titik.

“Mereka bilang tanpa biaya, tapi menurut saya kalau jumlahnya sudah banyak begini, pada akhirnya harus berbiaya juga,” imbuhnya.

Terakhir, terkait rencana Dedi Mulyadi janjikan akan bereskan penataan kabel di Jawa Barat dan Bandung, ia juga menyinggung kekhawatiran masyarakat, soal potensi gangguan jaringan internet jika kabel dipindahkan ke bawah tanah.

Meski begitu seharusnya dapat diantisipasi dengan pengembangan teknologi yang lebih baik.

“Teknologinya yang harus ditingkatkan,” tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.