BOLASPORT.COM – Wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, bersyukur dirinya gagal meraih Ballon d’Or 2025. Apa alasannya?
Pemain berusia 18 tahun tersebut sempat digadang-gadang akan meraih penghargaan bola emas pada 2025.
Hal ini tak lepas dari kiprah Lamine Yamal di musim 2024-2025 yang punya catatan individu menawan bersama Barcelona.
Dalam musim tersebut, dia sukses membukukan 18 gol dan 25 assist dari 55 laga di segala ajang.
Berkat catatan individunya, Blaugrana sukses merengkuh tiga gelar juara atau hattrick trofi di kancah domestik.
Sayangnya, catatan itu hanya membuat jebolan La Masia meraih posisi kedua atau runner up di Ballon d’Or 2025.
Pemain keturunan Maroko itu harus kalah dari Ousmane Dembele yang mencetak 35 gol dan 16 assist dari 53 laga serta meraih trofi Liga Champions.
Kesuksesan Dembele meraih Ballon d’Or 2025 sempat membuat ayah Lamine Yamal mencak-mencak karena dirinya merasa lebih layak.
Meski sang ayah mencak-mencak, Yamal justru merasa bersyukur dirinya gagal meraih trofi individu tertinggi di sepak bola itu.
Dalam kanal YouTube-nya, Yamal mengaku dirinya sempat berpikir akan meraih penghargaan bola emas tahun 2025.
"Sejujurnya, saya mengira akan menang hari itu karena banyak hal yang telah terjadi," ujarnya saat menjawab pertanyaan di kanal YouTube pribadinya.
"Saya pikir, itu sangat baik bagi saya bahwa Dembele yang memenangkannya," tambah wonderkid Timnas Spanyol itu.
Yamal mengaku bersyukur dirinya tak memenangkan Ballon d’Or 2025 karena itu membantunya berkembang secara personal.
Dia menyadari bahwa tahun 2025 bukanlah waktu yang tepat baginya meraih penghargaan itu karena usianya yang masih amat muda.
"Selain membantu saya berkembang secara pribadi, saya rasa saat itu bukanlah waktu yang tepat bagi saya untuk memenangkannya karena saya masih anak-anak," lanjutnya.
Yamal menambahkan saat itu dirinya tak iri dengan keberhasilan Dembele, mengingat keduanya punya hubungan yang baik di luar lapangan.
"Saya dan Ousmane sangat akrab. Saya sudah menghabiskan waktu bersamanya, kami banyak mengobrol," tambahnya.
"Beberapa hari yang lalu dia menanyakan kabar saya dan memberi tahu saya bagaimana keadaan saya. Saya sangat senang dia memenangkan (Ballon d’Or)," imbuhnya.
Setelah gagal meraih bola emas di tahun lalu, Yamal berambisi meraih penghargaan tersebut pada tahun ini.
Kebetulan tahun bertepatan dengan Piala Dunia 2026, di mana dirinya akan berpartisipasi bersama Timnas Spanyol.
Andai bisa membawa La Furia Roja keluar sebagai kampiun, Yamal berpotensi besar meraih trofi Ballon d’Or 2026.
Apalagi di musim 2025-2026 dirinya tampil apik dengan mencetak 24 gol dan 18 assist dari 45 laga serta meraih dua gelar juara bersama Barcelona.