TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE – Universitas Terbuka (UT) Majene melaksanakan ujian seleksi bagi calon mahasiswa program pascasarjana (S2), Sabtu (6/6/2026) di Kantor UT Majene, Jl Sultan Hasanuddin, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Sebanyak enam peserta dari berbagai latar belakang profesi mengikuti ujian ini.
Baca juga: Rusak, Berkubang dan Licin Pengendara Motor Terjatuh di Jalan Musa Karim Mamuju
Baca juga: Mahasiswa Soroti Tenaga Kerja Impor di Sulbar Diprioritaskan Ketimbang Warga Lokal
Makin menegaskan posisi UT sebagai institusi pendidikan yang inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi akademiknya.
Seorang peserta ujian, Tino merupakan pegawai di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Polewali Mandar yang saat ini bertugas sebagai penyuluh narkoba.
Dia mengungkapkan alasannya memilih melanjutkan studi di UT Majene.
Tino menuturkan, Program Studi Magister Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dipilihnya untuk menunjang profesi tersebut.
"Karena memang terkait dengan pekerjaan saya sebagai penyuluh narkoba, sehingga memerlukan pengetahuan lebih luas terkait dengan pengembangan sumber daya manusia untuk membuat pelatihan-pelatihan terkait penggerak atau penggiat antinarkoba di pekerjaan saya," ujar Tino saat ditemui usai ujian.
Peserta lainnya, Elsa Hoviva Manakarra A, seorang pegawai swasta juga memuji sistem perkuliahan di UT sangat mendukung para pekerja yang memiliki mobilitas tinggi.
Fleksibilitas jadwal kuliah dan kemudahan proses administrasi di UT, menjadi faktor krusial yang membuatnya mantap memilih kampus ini.
"Sangat membantu saya dalam membagi waktu secara seimbang antara tuntutan pekerjaan sehari-hari, dan tanggung jawab akademisnya," ujar Elsa.
Apalagi kata dia, proses administrasinya sangat memudahkan.
Sementara itu, Direktur UT Majene, Devi Ayuni menyambut positif antusiasme para profesional yang ingin terus mengembangkan diri di tengah kesibukan kerja.
Kaat Devi, melalui sistem pembelajaran yang adaptif dan fleksibel, UT berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas SDM di berbagai instansi pemerintah maupun sektor swasta di Sulawesi Barat. (*)