TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU - Sebuah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu nyaris terbakar karena korsleting listrik, Senin (8/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat para karyawan tengah beraktivitas seperti biasa di area dapur.
Baca juga: Kadisdik Mamuju Tengah Minta Siswa dan Siswi SD Jangan Putus Sekolah Setelah Tamat
Baca juga: Kuota Siswa Baru di Mamuju Tengah SD 4.484 dan SMP 2.816
Suasana mendadak berubah panik setelah terdengar suara letupan, yang disusul munculnya percikan api dan asap dari arah meteran listrik.
Kejadian itu membuat para pekerja yang berada di lokasi sontak berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.
Beberapa karyawan terlihat berusaha menjauh dari sumber percikan api sambil mengingatkan rekan kerja lainnya agar tetap waspada.
Beruntung, seorang karyawan mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan melakukan tindakan cepat, untuk memadamkan percikan api yang muncul dari instalasi listrik tersebut.
Sehingga api berhasil dicegah membesar, dan menghindarkan potensi kebakaran.
Setelah kondisi mulai terkendali, pihak pengelola dapur segera menghubungi PLN untuk meminta penanganan lebih lanjut.
Tidak lama berselang, petugas PLN tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik yang mengalami gangguan.
Petugas kemudian membuka bagian meteran, untuk mengidentifikasi sumber masalah dan memastikan kondisi jaringan listrik dalam keadaan aman.
Bagian Pelayanan Teknik PLN, Yustiar, yang ditemui di lokasi menjelaskan bahwa korsleting diduga terjadi akibat komponen meteran listrik yang sudah mengalami penurunan fungsi karena faktor usia pemakaian.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, indikasinya berasal dari handel meteran yang sudah tua sehingga menimbulkan gangguan. Untuk sementara kami melakukan pemutusan aliran listrik sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Yustiar.
Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan tanda-tanda gangguan listrik seperti percikan api, bau hangus, maupun asap dari instalasi listrik.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, insiden tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka. Aktivitas di dapur dihentikan sementara. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan