TribunGayo.com, NASIONAL - Benarkah seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 akan mulai dibuka pemerintah pada bulan Juni ini?
Kondisi ini memaksa Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) harus buka suara, karena informasi tersebut dipastikan belum benar atau hoaks.
Pasalnya, hingga saat ini, pemerintah masih belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan pendaftaran CPNS 2026.
Informasi terkait pebukaan seleksi CPNS 2026, memang selalu menjadi salah satu kabar yang paling dinantikan oleh banyak masyarakat, terutama fresh graduate dan para pencari kerja.
Belakangan, masyarakat dihebohkan dengan beredarnya poster di berbagai media sosial (Medsos) yang mengeklaim bahwa pendaftaran seleksi CPNS 2026 akan dibuka pada bulan Juni ini.
Poster tersebut bahkan menyertakan tautan atau link yang mengarahkan masyarakat untuk mengakses laman yang disediakan.
Baca juga: Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Pemkab Aceh Utara Usulkan 200 Formasi
Menanggapi informasi yang beredar, BKN melalui Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho menegaskan bahwa kabar mengenai pembukaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026, baik CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut adalah tidak benar atau hoaks.
BKN meminta masyarakat mewaspadai poster hoaks terkait pendaftaran CPNS 2026.
Dikutip dari Kompas.com pada Senin (8/6/2026), Wisudo Putro Nugroho menjelaskan bahwa poster yang beredar menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan.
"Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," katanya.
Wisudo mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan informasi terkait jadwal pendafataran CPNS 2026 berasal dari kanal resmi pemerintah, melalui website resmi BKN maupun portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).
Menurut BKN, masyarakat sebaiknya tidak mengakses atau mengeklik tautan yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan yang disertakan dalam poster maupun siaran yang beredar.
"BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan ikut aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN.
Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya," tutup Wisudo.
Baca juga: Pendaftaran CPNS 2026 Telah Dibuka? Kepala BKN: Itu Hoaks
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, memastikan bahwa hingga akhir Mei 2026, pemerintah belum membuka pendaftaran CPNS 2026.
Meski demikian, dia memberi sinyal bahwa seleksi CPNS 2026 bakal digelar.
"Ditunggu pengumuman resminya," ucap Zudan singkat, yang dikutip dari Kompas.com pada Senin (8/6/2026).
Sinyal pendaftaran CPNS 2026 juga pernah disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini pada Februari 2026.
Rini mengatakan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS tahun ini dilakukan karena ada sekitar 160.000 ASN yang purnatugas per 2026.
Untuk mengisi kekosongan tersebut, pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS.
Namun, hingga saat ini, BKN belum mengumumkan jadwal pendaftaran CPNS 2026 secara resmi.
Zudan memastikan, jadwal pelaksanaan CPNS yang beredar di media sosial belakangan ini bukan dari BKN.
"Ini bukan link-nya BKN ya," ucapnya.
Selama ini, proses pelaksanaan pendaftaran CPNS memang membutuhkan waktu yang panjang.
Hal ini karena pelaksanaannya harus melalui sejumlah tahapan perhitungan anggaran dan kebutuhan formasi di masing-masing kementerian.
Informasi terakhir, Kementerian PAN-RB belum bisa mengisi seluruh anggaran.
Kementerian PAN-RB masih meminta setiap kementerian dan lembaga untuk memetakan kebutuhan formasi dan kompetensinya. (*)
Baca juga: Persiapan CPNS 2026: Syarat, Dokumen dan Isu Cek Riwayat Medsos, Ini Penjelasan BKN