TRIBUNNEWS.COM - Sosok Giorgio Antonio turut terseret dalam permasalahan antara Ruben Onsu dan juga mantan istrinya, Sarwendah.
Gio, sapaan akrabnya ikut menjadi bulan-bulanan netizen lantaran dituding sebagai penyebab perubahan sikap Sarwendah terhadap Ruben.
Pria keturunan Tionghoa, Belanda dan Indonesia ini mulai dekat dengan Sarwendah sejak awal 2025 silam.
Kedekatan keduanya bermula dari sering live TikTok bersama untuk mempromosikan produk parfum milik perusahaan Giorgio.
Atas hal itu, Gio pun mendapati julukan CEO.
Namun, setelah terseret dalam konflik Ruben dan Sarwendah, tak sedikit netizen yang mempertanyakan status CEO Gio.
Apalagi, ia lebih sering ikut live dengan Sarwendah daripada memimpin perusahaannya.
Gio sendiri telah menjawab terkait status CEO yang ia sandang dalam livenya bersama Sarwendah baru-baru ini.
“Saya CEO PT apa? Kalian bisa cek aja ya, itu ada PT-PT yang atas nama saya udah ada beberapa. Cara ceknya cari tahu sendiri. Ada beberapa PT kok,” terangnya.
Gio memiliki nama lengkap Giorgio Antonio Chandra.
Baca juga: 5 Reaksi Betrand Peto soal Konflik Ruben Onsu-Sarwendah, Ada Peringatan Khusus ke Giorgio Antonio
Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
Gio aktif membagikan kegiatannya sebagai pengusaha, potret diri, hingga kesukaannya pada gym lewat Instagramnya @giorgioantonioc.
Gio memiliki seorang kakak perempuan bernama Cindy Pitanova Chandra dan adik laki-laki bernama Joseph Sebastian Chandra.
Ketiganya mulai dikenal setelah memiliki sebuah akun Instagram @wethwsibs.official.
Lewat akun itu, Gio dan kedua saudaranya kerap membagikan aktivitas mereka sebagai keluarga dan juga pimpinan perusahaan.
Gio lahir tahun 1993 dan kini berusia 32 tahun.
Artinya, usianya dengan Sarwendah empat tahun lebih muda.
Sarwendah dan Gio kini resmi menjalin kasih dan mengumumkan hubungan mereka pada Imlek 2025 lalu.
Keduanya pun memiliki panggilan khusus yakni Mamio dan Papio.
Dalam konfliknya dengan Sarwendah terkait anak-anaknya, Ruben ikut menyentil sosok Giorgio.
Ruben turut menyentil sikap Sarwendah yang justru mendekatkan kedua buah hatinya pada sosok sang kekasih, Giorgio Antonio.
Padahal, Ruben selaku ayah kandungnya masih hidup.
Aksi Sarwendah itu dinilai Ruben kurang tepat.
Menurutnya, belum waktunya bagi kedua putrinya menerima orang baru sebagai pengganti sosok ayahnya.
Ia pun berpesan pada kedua putrinya untuk bersabar.
"Ya tadinya saya enggak berpikir yang lain, tapi sekarang saya jadi berpikir. Sabar Th dan Tl (inisial nama anak Ruben). Karena mungkin keyakinan kita berbeda, tapi saya yakin mudah-mudahan Allah ijabah doanya gitu," cetus Ruben, dikutip dari YouTube TRANS TV Official, Sabtu (6/6/2026).
"Karena saya ini kan ayah kandungnya dan masih hidup gitu," bebernya.
Baca juga: Curhat Ruben Onsu Tak Percaya Diri Bertemu Kedua Putrinya, tapi Cemaskan Anak-anak Diasuh Sarwendah
Ruben menegaskan, ada waktunya nanti bagi Sarwendah mendekatkan anak-anaknya dengan pria baru.
"Jadi jika ingin didekatkan dengan orang lain, ya tunggu semuanya perlu waktu," tandas Ruben.
Dia pun membantah cemburu.
"Jadi jangan digiring saya cemburu. Demi Allah enggak ada saya cemburu. Tapi saya ingin memeluk anak saya gitu," ujarnya.
Terkait masalahnya saat ini, Ruben berharap bisa menjadi pembelajaran bagi siapa pun.
"Semoga ini tidak hanya untuk saya, untuk siapa pun juga bisa jadi pembelajaran," kata Ruben.
Ia berterima kasih atas dukungan yang diberikan untuknya.
"Pokoknya terima kasih untuk semua teman-teman yang memberikan support," pungkas Ruben.
Tak hanya Ruben, Betrand Peto juga memberikan pesan kepada kekasih Sarwendah, Giorgio Antonio.
Betrand Peto meminta Giorgio membuatkan rumah untuk sang ibunda agar nantinya tak lagi adanya huru-hura soal rumah dengan Ruben.
"Mendingan sebagai pasangannya bunda, bikin rumah baru untuk bunda biar enggak ada permasalahan lagi tentang rumah. Dan juga itu kan rumah ayah," ujar Betrand, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (2/6/2026).
Kemudian, Onyo akrab sapaanya, juga meminta Giorgio termasuk siapa saja yang tengah dekat dengan Sarwendah untuk tak ikut campur di dalam permasalahan orang tuanya.
Onyo pun sebagai anak menegaskan dirinya juga tak ikut campur di permasalahan tersebut.
"Aku mohon untuk orang-orang siapapun itu yang lagi sama Bunda jangan ikut campur untuk permasalahan rumah tangga."
"Aku pun sebagai anaknya enggak ikut campur gitu," tukasnya.
Di akhir, pria kelahiran Ruteng, NTT, 14 Maret 2005 ini berharap hubungan kedua orang tuanya segera membaik.
Baca juga: Bongkar Komunikasi Ruben Onsu dengan Sarwendah dan Anak, sang Pengacara: Chat April, Dibalasnya Mei
Sebagai anak angkat, Onyo memilih untuk memberikan dukungan untuk kebaikan keduanya.
"Semoga bisa kelar ini permasalahannya."
"Dan juga balik lagi jangan ikut campur maupun itu saudara kandung atau apapun jangan ikut campur karena aku pun aku tahu aku bukan anak kandungnya bunda, aku juga bukan anak kandungnya ayah."
"Tapi aku sebagai anak yang sudah tahu kisah cinta orang tuaku, aku cuman men-support mereka untuk hal yang baik," tandas Onyo.
Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu bermula dari protes Ruben yang dipersulit bertemu kedua putrinya yang kini dalam pengasuhan sang ibu.
Hal itu dinilai Ruben melanggar kesepakatan cerai yang telah mereka buat sebelumnya.
Buntutnya, Ruben memilih menyetop nafkah Rp225 juta per bulan untuk kedua putrinya sejak akhir Desember 2025 lalu.
Tak terima Ruben menghentikan nafkahnya, pihak Sarwendah juga melayangkan sindiran balik termasuk menegaskan tak butuh uang dari keringat Ruben.
Polemik keduanya kian pelik setelah merembet ke masalah aset dan juga harta gono-gini pasca-perceraian.
(Tribunnews.com/ Salma/ Ifan)