Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Polres Bogor bekerja sama dengan Puslabfor Polri dalam mendalami kematian bocah laki-laki akibat digigit anjing di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Melalui kolabrasi tersebut, Polres Bogor membawa sejumlah anjing untuk dilakukan pengujian sampel di Puslabfor.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polres Bogor dalam menangani perkara secara ilmiah atau scientific crime investigation guna memberikan kepastian hukum.
Saat ini, anjing-anjing yang diduga menjadi penyebab kematian korban saat ini telah diamankan dan sedang dalam penanganan intensif bersama dinas terkait untuk dilakukan tes rabies.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, koordinasi ini akan menentukan arah penanganan perkara sekaligus memastikan kondisi kesehatan lingkungan pasca-insiden.
"Hari ini kami mendatangi langsung Puslabfor Bareskrim Polri untuk mengawal pengujian sampel terkait insiden gigitan anjing di Jasinga. Secara paralel, kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor," ujarnya, Senin (8/6/2026).
Ia menyebut, pemeriksaan berkala dan isolasi terhadap anjing yang diamankan tersebut dinilai sangat penting guna mengetahui status kesehatan hewan secara medis, yang nantinya akan menentukan tindakan medis lanjutan bagi korban.
Saat ini, Polres Bogor masih menunggu hasil resmi dari tim ahli Puslatfor Bareskrim Polri maupun hasil observasi dari Diskanak.
AKBP Wikha Ardilestanto juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Jasinga, untuk tidak panik dan tetap tenang menyerahkan penanganan perkara ini kepada petugas.
"Hasil dari Puslatfor dan uji rabies dari dinas terkait akan menjadi pijakan hukum yang kuat bagi penyidik. Kami pastikan penanganan dilakukan secara transparan, profesional. Kami meminta masyarakat tetap kondusif dan mempercayakan proses ini kepada kami," katanya.
Sebagai informasi, peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6/2026) bermula dari ditemukan seorang anak laki-laki yang meninggal dunia di kawasan hutan.
Baca juga: Bocah di Jasinga Bogor Tewas Digigit Anjing Pemburu Babi Hutan, Polisi Periksa 8 Saksi
Pada saat kejadian, korban sedang memancing bersama seorang rekannya yang kemudian digigit oleh anjing pemburu babi hutan.
Ketika ditemukan, terdapat luka pada tubuh korban di bagian kepala dan leher dan kemudian dibawa ke RSUD R. Moh. Noh. Nur untuk dilakukan visum.
Hal itu diungkap oleh Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polres Bogor, Iptu Dwi Wiyanto.
"Ada beberapa ekor anjing yang mengejar dua anak yang kebetulan berada di kawasan hutan sedang memancing, satu anak berhasil selamat, satu lagi meninggal dunia akibat digigit oleh anjing-anjing yang sedang melakukan aktivitas perburuan," ungkapnya.