TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Ratusan anak PAUD memenuhi Grha Bung Karno Klaten, Jumat (5/6/2026), dalam Ajang Kreativitas Anak Usia Dini.
Sebanyak 390 peserta dari jenjang Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) terlibat dalam berbagai lomba yang menguji kreativitas, keberanian, kerja sama, hingga kemampuan berpikir logis.
Sejak acara dimulai, suasana berlangsung meriah. Di panggung utama, sejumlah anak menampilkan tari kreasi dengan kostum warna-warni.
Di sisi lain gedung, peserta tampak fokus menyusun pola dalam lomba coding unplugged. Ada pula kelompok yang berusaha menjaga keseimbangan dan kekompakan saat mengikuti lomba piramida bola.
Beberapa anak terlihat serius menempelkan pola pada lembar kerja, sementara peserta lain berlari dalam permainan estafet air. Guru pendamping terus memberi arahan dan semangat dari pinggir arena.
Salah satu peserta, Serena dari KB Lentera Kasih Manisrenggo, mengaku menikmati seluruh rangkaian kegiatan.
“Senang, ikut lomba membentuk dengan tanah liat. Ini saya membuat berbagai bentuk seperti buah manggis, jeruk, sendok, dan lainnya,” katanya.
Serena mengatakan dirinya tidak takut tangannya kotor saat membentuk berbagai karya dari tanah liat.
Ajang tersebut juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Klaten. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melalui Staf Ahli Bupati Slamet, menyebut kegiatan semacam ini memiliki nilai penting dalam proses tumbuh kembang anak.
“Ajang PAUD ini bukan sekadar bermain. Masa usia dini merupakan masa emas bagi anak, sehingga nilai-nilai positif yang ditanamkan sejak sekarang akan ditiru dan menjadi kebiasaan mereka hingga dewasa,” ujarnya.
Menurut Slamet, kreativitas, keberanian, dan interaksi sosial yang terbangun melalui lomba menjadi bekal penting bagi anak-anak di masa depan.
Acara semakin hidup saat Bunda PAUD Klaten Fahrani Hamenang, hadir menyapa peserta. Melalui sesi tanya jawab berhadiah, anak-anak tampak berebut kesempatan menjawab pertanyaan yang dilontarkan dari panggung.
Ajang Kreativitas Anak Usia Dini tahun 2026 mempertandingkan empat cabang lomba kategori KB, yakni bercerita gambar, memilih biji-bijian, membentuk tanah liat, dan estafet air.
Sementara kategori TK melombakan bercerita interaktif, kid influencer, piramida bola, serta coding unplugged.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang dari masing-masing kategori. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)