Jakarta (ANTARA) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) kembali dipimpin Abdul Ghoni untuk periode 2026-2031.
Dia pun menegaskan tekadnya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun kota maupun bangsa.
"Kepercayaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh keluarga besar FORKABI yang terus berkomitmen menjaga persatuan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Betawi," kata Ghoni dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan kepercayaan tersebut menjadi amanah yang akan dijalankannya dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan organisasi dan masyarakat Betawi.
Ghoni menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin FORKABI hingga lima tahun ke depan.
Menurut Ghoni, tantangan yang dihadapi masyarakat Betawi ke depan memerlukan kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen. Untuk itu, aa mengimbau agar masyarakat Betawi, khususnya FORKABI, tidak mudah terpecah belah karena kepentingan pragmatis oknum tertentu.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Betawi untuk bersatu dan jangan mudah dipecah belah. Dengan persatuan, kita dapat lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan kaum Betawi sekaligus berkontribusi bagi pembangunan Jakarta, pembangunan bangsa," tutur Ghoni.
Selain memperkuat peran organisasi, dia juga berkomitmen mendorong kemajuan masyarakat Betawi serta melestarikan budaya dan tradisi yang menjadi identitas khas Betawi.
"Kami akan terus berupaya memajukan kaum Betawi dan melestarikan budaya Betawi agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi muda. Budaya adalah warisan yang harus kita jaga bersama," tegas Ghoni.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Musyawarah Besar (Mubes) VI FORKABI Gunawan Setiady mengatakan pelaksanaan Mubes pada 6 Juni 2026 berlangsung dengan lancar dan sepakat memilih Ghoni untuk kembali menahkodai DPP FORKABI.
Gunawan yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DPP FORKABI itu mengungkapkan sebagai bukti FORKABI yang diakui legalitasnya, yakni degan kehadiran pejabat pemerintah dalam pelaksanaan Mubes, mulai dari Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo, hingga unsur legislatif.
"Pelaksanaan Mubes juga dihadiri langsung Ketua Dewan Adat Wali Amanah Majelis Kaum Betawi (MKB) Datuk Mualim Fauzi Bowo atau akrab disapa Bang Foke dan Ketua Wali Amanah MKB Marullah Matali," ungkap Gunawan.





