Tak Pulang dari Kebun, Petani Perempuan Ditemukan Tewas Terlilit Ular Piton di Buton Selatan
Muliadi Gani June 08, 2026 04:54 PM

 

PROHABA.CO - Peristiwa tragis menggemparkan warga Desa Poogalampa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.

Seorang petani perempuan bernama Wa Ode Rosita (41) ditemukan meninggal dunia setelah diduga diserang dan terlilit ular piton berukuran besar saat beraktivitas di kebun miliknya, Jumat (5/6/2026).

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh keluarga dan warga yang melakukan pencarian setelah ia tidak kunjung pulang ke rumah hingga malam hari.

Kasi Humas Polres Buton, Iptu Anwar, membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, korban berangkat ke kebun seperti biasa pada Jumat pagi.

Namun hingga sore menjelang malam, Wa Ode Rosita belum kembali ke rumah sehingga memicu kekhawatiran pihak keluarga.

“Korban diketahui berangkat ke kebun sejak pagi hari seperti aktivitas rutinnya sehari-hari.

Namun hingga sore menjelang malam, korban belum kembali ke rumah sehingga keluarga melakukan pencarian,” kata Anwar saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026).

Kronologi Lengkap Penemuan Korban

Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut adalah kronologi runtutan peristiwa sejak korban berangkat hingga ditemukan oleh pihak keluarga:

Jumat, Pukul 08.00 Wita - Wa Ode Rosita meninggalkan rumah untuk berkebun sejak pagi hari untuk melakukan pekerjaan rutinnya sebagai petani di area perkebunan Desa Poogalampa.

Aktivitas tersebut merupakan rutinitas yang telah lama dijalaninya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Jumat Sore – korban tak kunjung kembali hingga malam hari. Kondisi itu membuat keluarga mulai merasa cemas karena biasanya korban selalu pulang sebelum malam tiba.

Baca juga: Bocah 11 Tahun di Nagan Raya Dililit Ular Piton Lalu Menyeretnya ke Air, Warga Berhasil Selamatkan

Jumat Malam – Pencarian Awal dan Temuan Keranjang, merasa ada sesuatu yang tidak beres, ibu dan anak korban memutuskan menyusuri jalan menuju kebun untuk mencari keberadaan Wa Ode Rosita. 

Dalam pencarian awal itu, di tengah perjalanan, mereka menemukan sebuah bakul atau keranjang milik korban tergeletak di pinggir jalan setapak menuju area perkebunan.

Penemuan barang milik korban semakin memperkuat dugaan bahwa telah terjadi sesuatu yang membahayakan.

Anak korban kemudian bergegas kembali ke kampung untuk meminta bantuan warga dan keluarga besar guna melakukan pencarian lebih luas.

Korban Ditemukan Terlilit Ular: Pencarian massal yang melibatkan warga akhirnya membuahkan hasil.

Salah seorang kerabat korban bernama La Ode Midi, menemukan Wa Ode Rosita sekitar 100 meter dari area kebun miliknya.

Namun kondisi yang ditemukan di lapangan membuat seluruh warga yang terlibat pencarian terkejut.

Korban diketahui masih berada dalam lilitan seekor ular piton berukuran besar.

Tubuh korban tergeletak di tanah dengan ular yang masih melilit kuat.

Warga yang berada di lokasi segera berusaha menyelamatkan korban dan melepaskan lilitan ular tersebut.

“Saat ditemukan, korban masih berada di dalam lilitan ular piton berukuran besar.

Melihat kejadian itu, kerabat korban berupaya melepaskan lilitan ular dengan memotong bagian kepala ular menggunakan parang,” ujar Anwar.

Baca juga: Ular Piton 6 Meter Gegerkan PAUD di Aceh Besar, Dievakuasi Petugas Damkar

Evakuasi Berlangsung Dramatis

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena ukuran ular yang besar dan lilitannya yang masih sangat kuat.

Warga harus menggunakan parang untuk melumpuhkan reptil tersebut agar korban dapat dievakuasi.

Setelah kepala ular berhasil dipotong dan lilitannya terlepas, warga langsung memeriksa kondisi Wa Ode Rosita.

Namun harapan untuk menyelamatkan nyawa korban tidak dapat terwujud.

Korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat ditemukan.

“Setelah ular berhasil dilepaskan, saksi memeriksa kondisi korban.

Korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia,” jelas Anwar.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Batauga langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta membantu proses evakuasi korban.

Polisi Imbau Warga Lebih Waspada

Menyikapi kejadian tersebut, Polres Buton mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perkebunan, ladang maupun hutan yang berdekatan dengan habitat satwa liar.

Polisi mengimbau agar masyarakat tidak bekerja seorang diri di lokasi yang jauh dari permukiman guna mengantisipasi berbagai risiko yang dapat mengancam keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kebun atau kawasan hutan agar lebih berhati-hati dan sebisa mungkin tidak bekerja sendirian.

Jika menemukan keberadaan ular berukuran besar, segera laporkan kepada pihak berwenang atau warga sekitar,” kata Anwar.

Kematian Wa Ode Rosita meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Poogalampa.

Korban dikenal sebagai sosok pekerja keras yang menggantungkan hidup dari hasil berkebun dan memiliki hubungan baik dengan warga sekitar.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan potensi bahaya satwa liar di kawasan perkebunan yang berbatasan langsung dengan habitat alami mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kasus serangan ular piton terhadap manusia masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan yang dekat dengan hutan atau semak belukar.

Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta adanya upaya peningkatan edukasi serta kewaspadaan bagi masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di kawasan perkebunan dan hutan.

Baca juga: Wanita di Buton Tewas Dililit Ular Piton di Kebun, Jasad Ditemukan Rekannya

Baca juga: Curi Dompet Penjaga BSI Link di Aceh Tamiang, Residivis 3 Kali Pencurian Ditangka

Baca juga: Ayah Tiri di Buton Tega Cabuli Anak Sambung Selama 3 Tahun, Polisi Amankan Pelaku

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.