TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG - Imam Syafi'i sopir Elf, masih mengamankan diri di Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Jawa Timur usai menabrak Khusnul Khotimah pedagang Mlijo hingga tewas.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan Elf tabrak pemotor di jalan raya Desa Tanjung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang.
"Statusnya sopir masih mengamankan diri, dan kasusnya masih proses dan berlanjut," ujar Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Lumajang Ipda Eko Budi, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan keterangan sang sopir, kata dia, pria ini takut dikeroyok warga setelah tidak sengaja menabrak sepeda motor mlijo, sehingga meninggalkan korban dan kendaraanya setelah kecelakaan lalu lintas itu.
Baca juga: Sosok Sopir Elf yang Tabrak Pedagang Mlijo di Randuagung Lumajang Akhirnya Menyerahkan Diri
Baca juga: Sekolah Rakyat Banyuwangi Berstandar Internasional Hampir Rampung, Progres Sudah 75 Persen
"Dalam pikirannya mungkin takut di massa, akhirnya melarikan diri atau lebih tepatnya mengamankan diri," ucap Eko.
Ketika pengemudi tersebut tiba di rumahnya kawasan Kabupaten Jember. Eko mengungkapkan anggota keluarganya menyarankan sopir ini agar mendatangi Satlantas Polres Lumajang demi keamanan bersama.
"Sampai saat ini masih dalam penyelidikan, sambil menunggu kesepakatan dua belah pihak. Sebab keluarga korban masih berduka," tambahnya.
Eko mengaku belum bisa memastikan sopir ini pengemudi Elf kendaraan travel atau bukan, sebab ketika terjadi kecelakaan yang bersangkutan tidak membawa surat izin mengemudi (SIM).
"Untuk itu, masih dalam pendalaman penyidik nggih," paparnya.
(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)